• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Jaringan Peduli Anak Bangsa (JPAB) Training 41 Orang Fasilitator Se-Kaltara

by Redaksi
18/01/2020
in Daerah, Fokus
A A
Jaringan Peduli Anak Bangsa (JPAB) Training 41 Orang Fasilitator Se-Kaltara

Dr. George Marso Daniel. Ketua JPAB Regional Kaltara. Poto: Ari / fokusborneo.com

TARAKAN – Jaringan Peduli Anak Bangsa (JPAB) Regional Kaltara siapkan relawan atau fasilitator khusus trainer untuk Kabupaten dan Kota di wilayah Provinsi Kalimantan Utara. Setelah JPAB terbentuk tahun 2018.

Ketua JPAB Regional Kaltara Dr. George Marso Daniel menjelaskan, JPAB Kaltara terbentuk tahun 2018, dimana saat ini sudah terdaftar di Kesbangpol dan telah mendapatkan legalitas. Tahun 2020 ini JPAB Kaltara fokus pada rencana kegiatan yang menyangkut kepentingan anak Indonesia.

Baca Juga

Tolak Bala, Tradisi Tidung yang Terus Dijaga di HUT KTT

Penampilan Bantengan Meriahkan Malam Penutupan Expo dan Bazaar UMKM di Tanjung Selor

KPK Mengajar di Sumba, 149 Siswa SDK Delo Belajar Kejujuran dan Keberanian

Bupati Ibrahim Ali Lepas Kontingen Pramuka Tana Tidung Menuju Jamnas XII 2026

“Dulu kita hanya fokus legalitas, selanjutnya seminar untuk memperkenalkan program Gerakan Ramah Anak (GRA), tahun ini JPAB akan melakukan audiensi dengan DPRD dan Pemerintah baik Provinsi, Kabupaten dan Kota di Kaltara,” jelas Dr. George Marso Daniel Ketua JPAB Regional Kaltara, Sabtu (18/1/2020).

41 Relawan Se-Kaltara Ikuti Training of Fasilitator JPAB (18/1). Poto: Ari / fokusborneo.com

Menurut JPAB sedikitnya ada 4 darurat anak yang perlu diwaspadai khususnya di Kaltara sebagai Provinsi baru, darurat kekerasan seksual anak, narkoba, pornografi, dan darurat pedofil. Meski JPAB belum begerak terlalu jauh, upaya tersebut sudah dilakukan dengan membentuk fasilitator di setiap daerah.

“Kita mengadakan Training of Fasilitator yang diikuti 41 orang relawan se-Kaltara, dengan menghadirkan pembicara dari JPAB pusat, selama 3 hari 16-18 Januari 2020, di Hotel Gajah Mada Kota Tarakan,” ungkapnya.

Dari relawan ini akan dibentuk group fasiliatator JPAB Kaltara, melalui group tersebut akan sering dilakukan pertemuan untuk membicarakan apa yang perlu dilakukan khususnya yang menyangkut kepentingan anak Indonesia. JPAB memilih Kota Tarakan sebagai awal gerakan ramah anak mulai dari Gereja, Sekolah dan LKSA.

“Kami pilih dari Tarakan, memang Kota Tarakan pernah mencanangkan sebagai kota Layak anak, dan kami melihat masih kurang tempat layak anak dan ramah anak karena ini salah satu Indikantor Kota Layak Anak (KLA),” sambungnya.

Baca Artikel Terkait: 

  • Jaringan Peduli Anak Bangsa Gencar Laksanakan Gerakan Ramah Anak

Sementara itu ketua JPAB Nasional Haryati mengatakan, Kaltara sebagai Provinsi baru dari hasil informasi yang dikumpulkan JPAB, cukup banyak persoalan anak, baik menjadi korban narkoba, trafiking dan lainya.

“Persoalan di daerah memang berbeda beda, namun perubahan paradigma ketika ada kegiatan gerakan ramah anak (GRA) banyak perubahan, itu dari report dan monitoring kami di setiap daerah,” ujar Haryati.

JPAB Nasional yakin JPAB regional Kaltara memiliki team work yang sangat baik, pengalaman dan solid, dengan strateginya melatih fasilitator menyebar di Gereja, Sekolah, LKSA mampu menyuarakan perlindungan anak. (aii)

 

Tags: borneoFBFokusGerakan Ramah AnakGRAJaringan peduli anak bangsaKalimantanKaltaraLayak anakLKALKSALPABLPAB KaltaraNasionalTarakan

Berita Lainnya

Tolak Bala, Tradisi Tidung yang Terus Dijaga di HUT KTT
Daerah

Tolak Bala, Tradisi Tidung yang Terus Dijaga di HUT KTT

12 Agustus 2026 10:09
Penampilan Bantengan Meriahkan Malam Penutupan Expo dan Bazaar UMKM di Tanjung Selor
Daerah

Penampilan Bantengan Meriahkan Malam Penutupan Expo dan Bazaar UMKM di Tanjung Selor

11 Agustus 2026 19:09
Daerah

KPK Mengajar di Sumba, 149 Siswa SDK Delo Belajar Kejujuran dan Keberanian

11 Agustus 2026 18:09
Bupati Ibrahim Ali Lepas Kontingen Pramuka Tana Tidung Menuju Jamnas XII 2026
Daerah

Bupati Ibrahim Ali Lepas Kontingen Pramuka Tana Tidung Menuju Jamnas XII 2026

11 Agustus 2026 17:45
Daerah

Gubernur Lepas Kontingen Kaltara ke Jamnas XII 2026

11 Agustus 2026 16:06
Daerah

Meriahkan HUT RI ke-81, Kecamatan Peso Gelar Ragam Lomba hingga Seni Budaya

11 Agustus 2026 15:50
Next Post
Parit Tersumbat, Babinsa Koramil 0907/03 Tarbar Turun Tangan

Parit Tersumbat, Babinsa Koramil 0907/03 Tarbar Turun Tangan

Gara-Gara Sampah DiKolong Rumah H. Rasyid Terbakar, Selumit Pantai Nyaris Membara

Gara-Gara Sampah DiKolong Rumah H. Rasyid Terbakar, Selumit Pantai Nyaris Membara

Pasar Batu Sebengkok Membara

Pasar Batu Sebengkok Membara

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Suryadi Sangkala Minta BPN Tak Persulit Pengajuan Hak Tanah Warga, Ini Penjelasan BPN

    Suryadi Sangkala Minta BPN Tak Persulit Pengajuan Hak Tanah Warga, Ini Penjelasan BPN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Efisiensi APBD, Wali Kota Tarakan Rampingkan OPD dan Pangkas Jabatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Desak Pengusutan Dugaan Penghinaan Pancasila, Ratusan Warga Datangi Polres Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Medan Tugas ke Arena Kempo, Prajurit Yonif TP 922/Upun Taka Raih Lima Medali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Aliansi Datangi Polres Tarakan, Laporkan Dugaan Penghinaan Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Rakor Bersama DPR RI Bahas Konflik Agraria, Menteri Nusron Ungkap Tiga Kategori dan Mekanisme Penyelesaiannya

12 Agustus 2026 12:35

Ditsamapta Polda Kaltara Quick Response Tangani Titik Api Baru di Lahan 11,5 Hektare

12 Agustus 2026 12:28
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP