Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 26 Nov 2021 12:01 WITA ·

Pemkab KTT Gelar Pasar Murah di 20 Desa Mulai 1 Desember 2021


Kepala Disperindagkop Kabupaten Tana Tidung, Hardani Yusri.Foto: Fokusborneo Perbesar

Kepala Disperindagkop Kabupaten Tana Tidung, Hardani Yusri.Foto: Fokusborneo

TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung melalui Disperindagkop akan menggelar pasar murah di 20 Desa yang berada di wilayah Kabupaten Tana Tidung termasuk Tana Lia.

Kepala Disperindagkop KTT, Hardani Yusri menjelaskan, pasar murah rencana akan dilaksanakan selama 12 hari mulai tanggal 1 – 12 Desember 2021.

“Untuk kegiatan pasar murah tahun ini akan dilaksanakan tanggal 1 – 12 Desember 2021 di 20 desa, untuk lokasi ada 10 titik yang ada di KTT termasuk Tana Lia,” ujarnya kepada fokusborneo.com, Kamis (25/11/2021).

Sementara itu terkait anggaran yang digunakan yaitu berasal dari anggaran DID (Dana Insentif Daerah), secara teknis barang yang dijual akan disubsidi oleh pemda KTT sehingga lebih murah.

“Barang yang dijual langsung perpaket dan setiap paketnya berisi 6 item yaitu, gula, beras, minyak ,susu, kopi dan tepung dan harganya disubsidi,” terangnya

Hardani mengungkapkan, tidak semua masyarakat bisa berbelanja karena ini bahan yang disubsidi sehingga terbatas. Warga yang bisa berbelanja di pasar murah ada warga yang selama ini mendapatkan bantuan seperti PKH, BLT dan Bansos.

“Jadi kita minta data – data warga dari masing masing desa, jadi nanti dari desa memberikan data siapa siapa saja yang berhak berbelanja di pasar murah,” katanya.

Pemdes akan mendata dan memberikan data tersebut kepada Disperindagkop kemudian diberikan kupon. Teknis pembagian kupon akan dibagikan langsung oleh Pemdes secara langsung dan mengetahui siapa warganya.

“Harga perpaketnya pun berbeda antara Desa yang 1 dengan yang lain seperti di Tidung Pala harga 1 paket Rp 118.000 dan untuk Tanah Lia Rp123.000 karena harga disana lebih mahal,” pungkasnya. (her/iik)

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

FKKRT Tarakan Berkomitmen Dukung Program Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara

5 Desember 2021 - 14:18 WITA

Peringatan Hari Armada RI, Gubernur Bersama Danlantamal XIII Tanam Mangroove di Tarakan

5 Desember 2021 - 12:52 WITA

Musik Alam Fest 2K21, Gubernur Puji Kreativitas Anak Muda Kaltara

5 Desember 2021 - 12:32 WITA

Bupati Ibrahim Ali Manfaatkan Gedung Pemda Yang Terbengkalai

5 Desember 2021 - 06:34 WITA

Sekda Harapkan FKPPI Kaltara Jadi Ujung Tombak Hadapi Ancaman Non-Militer

4 Desember 2021 - 22:00 WITA

UMK Tarakan Tahun 2022 Ditetapkan Rp 3.774.378,35

4 Desember 2021 - 15:39 WITA

Trending di Ekonomi