• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Pemulihan Ekonomi Nasional, Deddy Sitorus Minta Kementerian BUMN Bantu Masyarakat Malinau

by Redaksi
18/12/2021
in Daerah, Ekonomi, Politik
A A
Pemulihan Ekonomi Nasional, Deddy Sitorus Minta Kementerian BUMN Bantu Masyarakat Malinau

Anggota DPR RI Deddy Sitorus membuka sosialisasi peran BUMN dalam Pemulihan Ekonomi Nasional di Malinau. Foto : Istimewa.

MALINAU – Anggota DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus berharap, masyarakat di Kabupaten Malinau bisa menjadi bagian dari Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui program Mekar, Makmur dan Agro Solution. Hal tersebut, disampaikan saat membuka kegiatan sosialisasi peran BUMN dalam PEN secara hibrid di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Sabtu (18/12/21).

kegiatan sosialisasi peran BUMN dalam PEN ini, dihadiri narasumber dari PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Pupuk Indonesia Persero yang diwakili Pupuk Kalimantan Timur dengn diikuti 43 peserta berasal dari masyarakat di Kabupaten Malinau.

Baca Juga

Imigrasi Tarakan Raih Penilaian Memadai dari Ombudsman Kaltara, Komitmen Perkuat Layanan Tanpa Maladministrasi

Menjaga Kedaulatan di Beranda Negeri, Jejak Nyata Ekspedisi Rupiah Perbatasan di Nunukan

CIMB Niaga Hadirkan OCTO untuk Pejuang Mimpi, Permudah Kelola Keuangan hingga Kejar Mimpi

Ibrahim Ali dan PLN Bahas Kesiapan Listrik untuk Pusat Pemerintahan Tana Tidung

Anggota DPR RI berasal dari Dapil Kaltara Deddy Sitorus menyampaikan bahwa kegiatan ini, sebagai upaya pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional. Supaya roda perekonomian di masyarakat bisa berjalan baik dengan dukungan dari peran BUMN.

“Bapak ibu ketahui semua bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran cukup besar bagi pelaku usaha di Indonesia. Oleh karena itu kami mengumpulkan bapak-bapak ibu-ibu semua untuk mendengar program-program yang ditawarkan penerima tadi dari Pupuk Indonesia kali ini di wakili Pupuk Kaltim, supaya bisa menjadi pemicu kebangkitan ekonomi kita di Kaltara khususnya di Malinau,” kata Deddy Sitorus saat membuka acara secara daring melalui aplikasi zoom meeting.

Upaya ini dikatakan Deddy Sitorus, bisa menjadi pemicu dan dorongan agar kedepan bisa membangun suata program yang bermanfaat bagi masyarakat Malinau. Melalui program Mekar, Makmur dan Agro Solution dari PT. PNM dan Pupuk Indonesia, bisa membantu masyarakat Malinau mengembangkan program produktifnya.

“PNM dan Pupuk Indonesia yang mempunyai program sebenarnya, makanya sangat kita butuhkan misalnya PNM membantu program produktif terutama ibu-ibu atau perempuan sebagai tiang ekonomi keluarga mendapat pekerjaan. Kalau bukan utama tentu sebagai sampingan,” ujar politisi PDIP.

Anggota DPR RI Deddy Sitorus membuka sosialisasi peran BUMN dalam Pemulihan Ekonomi Nasional di Malinau. Foto : Istimewa.

Apalagi dikatakan Deddy Sitorus, syaratnya mudah yaitu usaha produktif. Melalui pendampingn dan arahan dari petugas PT. PNM, masyarakat Malinau bisa terbantu menciptakan program produktif untuk peningkatan kesejahteraan.

“Yang perlu nanti diarahkan teman-teman petugas dari PNM. Tapi yang penting ini menjadi sebuah kekuatan kelompok bukan pribadi-pribadi. Kami berharap sepulang dari sini bapak ibu membawa kabar, sehingga saudara-saudara kita yang mempunyai kegiatan produktif bisa didukung melalui PNM,” jelas Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP.

Hal yang sama dijelaskan Deddy Sitorus juga berlaku kepada program Makmur dan Agro Solution dari Pupuk Indonesia. Ini adalah suatu program yang akan mendorong masyarakat khususnya petani supaya mengurangi terhadap pupuk bersubsidi.

“Selama ini sudah berpuluh-puluh tahun kita berharap pupuk subsidi, sehingga kehilangan kemampuan untuk mengembangkan ekonomi produktif kita di bidang pertanian di luar pupuk subsidi. Nanti program Makmur ini akan melakukan pendampingan terintegrasi kepada saudara-saudara ku semua. Mulai permodalan, pengelolaan tanah, pembibitan, penanaman, pemupukan sampai pasca panen,” beber pria 3 anak tersebut.

Anggota DPR RI Deddy Sitorus membuka sosialisasi peran BUMN dalam Pemulihan Ekonomi Nasional di Malinau. Foto : Istimewa.

Deddy Sitorus mendorong masyarakat Malinau yang berminat, memiliki kemauan dan kemampuan, bisa didukung dan dibantu Kementerian BUMN melalui dua perusahaannya yaitu PT. PNM dan Pupuk Indonesia. Sebagai wakil masyarakat kaltara di Senayan, akan memfasilitasi lebih jauh dalam pengembangan program Mekar, Makmur dan Agro Solution.

“Saya juga akan memfasilitasi lebih jauh dan lebih teknis, tentang bagaimana kelompok-kelompok ibu-ibu yang bergerak di ekonomi produktif bisa mendapat dukungan atau difasilitasi melalui program Mekar ini. Dan juga tentu saudara-saudara kita yang bertani mendapat dukungan melalui program Makmur dan Agro Solution,” ungkap Anggota Komisi VI DPR RI.

Deddy Sitorus berharap masyarakat kabupaten Malinau bisa mengambil manfaat dari program yang ada ini tentu dengan syarat-syarat yang telah ditentukan. Selian itu, menjadi bagian dari program PEN yang menjadi tanggungjawab dari Kementerian BUMN.

“Saya berharap program Mekar ini bisa berjalan di Malinau dan anak-anak kita juga menjadi tenaga lapangan yang akan bekerja membantu menginisiasi kelompok-kelompok, mendampingi dan seterusnya, agar bisa membuka ruang pekerjaan bagi anak-anak kita,” tutup Deddy Sitorus.(Mt)

 

Tags: Covid-19Deddy SitorusDPR RIPemkab MalinauPemprov KaltaraPemulihan Ekonomi NasionalPT Pupuk IndonesiaPT. PNMPT. Pupuk Kaltim

Berita Lainnya

Imigrasi Tarakan Raih Penilaian Memadai dari Ombudsman Kaltara, Komitmen Perkuat Layanan Tanpa Maladministrasi
Daerah

Imigrasi Tarakan Raih Penilaian Memadai dari Ombudsman Kaltara, Komitmen Perkuat Layanan Tanpa Maladministrasi

5 Oktober 2026 18:25
Menjaga Kedaulatan di Beranda Negeri, Jejak Nyata Ekspedisi Rupiah Perbatasan di Nunukan
Ekonomi

Menjaga Kedaulatan di Beranda Negeri, Jejak Nyata Ekspedisi Rupiah Perbatasan di Nunukan

5 Oktober 2026 17:52
Ekonomi

CIMB Niaga Hadirkan OCTO untuk Pejuang Mimpi, Permudah Kelola Keuangan hingga Kejar Mimpi

5 Oktober 2026 17:01
Ibrahim Ali dan PLN Bahas Kesiapan Listrik untuk Pusat Pemerintahan Tana Tidung
Daerah

Ibrahim Ali dan PLN Bahas Kesiapan Listrik untuk Pusat Pemerintahan Tana Tidung

5 Oktober 2026 16:18
Daerah

261 PPPK Paruh Waktu Bulungan Diperpanjang, Kinerja Jadi Penentu Kontrak Berikutnya

5 Oktober 2026 15:34
Daerah

Luncurkan SIBATARAKU, Pemprov Kaltara Perkuat Tata Kelola Pajak Alat Berat

5 Oktober 2026 14:01
Next Post

Wagub: Rayakan Natal Dengan Optimis, Bersyukur, dan Saling Mengasihi

Kormi Kaltara Target 5 Besar di Fornas 2022 Palembang

HKG Ke-49, TP-PKK Kaltara Serius Tindaklanjuti Hasil Rakernas TP-PKK Pusat Puji Gerak Cepat Rachmawati-Ping

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Kunjungi Yonif TP 922/Upun Taka, Menhan Sjafrie Tekankan Kesiapan Prajurit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Siganak Hibot, Transformasi Dari Layar SMPN 7 Menuju Gerakan Karakter Kota Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gunadarma Jadi Universitas Pertama di IKN, 48 Mahasiswa Kini Mulai Perkuliahan di Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Tarakan Akan Menanggung 6.071 Warga Terdampak Penonaktifan BPJS Pemprov Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tampil Anggun Berbusana Adat Tidung, 29 Ketua RT Selumit Pantai Resmi Dikukuhkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Imigrasi Tarakan Raih Penilaian Memadai dari Ombudsman Kaltara, Komitmen Perkuat Layanan Tanpa Maladministrasi

Imigrasi Tarakan Raih Penilaian Memadai dari Ombudsman Kaltara, Komitmen Perkuat Layanan Tanpa Maladministrasi

5 Oktober 2026 18:25
Menjaga Kedaulatan di Beranda Negeri, Jejak Nyata Ekspedisi Rupiah Perbatasan di Nunukan

Menjaga Kedaulatan di Beranda Negeri, Jejak Nyata Ekspedisi Rupiah Perbatasan di Nunukan

5 Oktober 2026 17:52
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP