• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Wetlands Internasional Indonesia Kenalkan Teknik Rehabilitasi Mangrove dengan Pendekatan Ekologis

by Redaksi
05/12/2023
in Daerah
A A

Technical Officer Rehabilitation Wetlands Internasional Indonesia, Aji Nuralam Dwisutono

TARAKAN – Wetlands Internasional Indonesia atau biasa disebut Yayasan Lahan Basah kenalkan program to plant or not to plant (menaman atau tidak menaman) mangrove kepada stakeholder di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara).

Technical Officer Rehabilitation Wetlands Internasional Indonesia, Aji Nuralam Dwisutono menjelaskan program ini sudah berjalan lebih dari satu tahun dan ada dua hal yang diprogramkan yakni merehabilitasi mangrove dalam kontek kebijakan dan permasalahan teknis, kemudian kedua mengenalkan rehabilitasi mangrove dengan pendekatan ekologis.

Baca Juga

Pemprov Apresiasi 12 Siswa Lolos Seleksi SMA Unggul Garuda

Jelang HUT ke-14, Symphony de Benuanta Siap Meriahkan Kaltara

Pameran Balikpapan Expo 2026 Berakhir, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Dorong 40 Produk UMKM Binaan Perluas Pasar

Kebakaran Lahan di Pantai Amal RT 8 Makin Luas Dekati Rumah Warga

“Jadi pada intinya kita ingin memperkenalkan bahwa rehabilitasi mangrove itu sebenarnya tanpa perlu menanam, bisa juga mendapatkan atau memperoleh rehabilitasi mangrove dari proses regenerasi alami,” jelasnya kepada media, Senin (4/12/2023).

Tidak hanya teori, namun saat ini pihaknya mencoba memperkenalkan proses tersebut melalui demplot di Desa Liagu, Kecamatan Sekatak.

“Setelah membuat demplot tersebut kami ingin mencoba memperkenalkan secara luas melalui workshop. Kami sudah melaksanakan workshop namanya Menanam atau Tidak Menanam dalam pemulihan ekosistem mangrove menggunakan pendekatan ekologis,” ungkapnya.

Melalui workshop ini, Wetlands mencoba mengajak seluruh stakeholder yang ada di Provinsi Kaltara, kemudian pegiat reboisasi mangrove dari Dinas Kehutanan, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, NGO di Kaktara, GIZ, serta yayasan Konservasi Alam Mangrove.

Lebih lanjut, Aji Nuralam mengatakan saat ini pihaknya juga telah melaksanakan pelatihan untuk pegawai di KPH Tarakan, dimana KPH Tarakan sendiri merupakan mitra dalam program to plant or not plant dalam pembuatan demplot.

“Dan ternyata mereka tertarik untuk melakukan pelatihan untuk teman teman staf yang lain supaya teman – teman yang lain bisa mendapatkan informasi yang sama. Hari ini kami mengadakan pelatihan mengenai restorasi mangrove menggunakan ekologis dari Wetlands. Kami mencoba mengenalkan apa sih ekosistem mangrove dan apa tantangannya, kami juga mengenalkan kenapa kegiatan rehabilitasi mangrove menggunakan pendekatan penanaman itu kadang kadang sering mengalami kegagalan walaupun sebenarnya penanaman juga banyak yang berhasil,” jelasnya.

Kegagalan bukan karena metode penanaman itu sendiri tetapi salah satu hal yang memberikan kegagalan adalah penanaman yang dilakukan di lokasi yang tidak sesuai dengan tumbuhnya mangrove, makanya Wetlands memperkenalkan mangrove hanya bisa tumbuh di lokasi yang dipengaruhi pasang surut air laut, kondisi lumpur, dan lain sebagainya

“Kenapa memilih mangrove untuk reboisasi, karena lembaga kami memiliki 3 fokus utama salah satu fokus utama kami adalah ekosistem lahan basah, makanya kami menyebutnya Wetlands International Indonesia. Ekosistem lahan basah itu terdiri dari 3 yang pertama kami berfokus pada ekosistem lahan gambut lalu kami berfokus pada ekosistem sungai dan danau lalu yang ketiga berfokus kepada ekosistem mangrove,” bebernya.

Aji mengatakan bahwa ancaman terhadap mangrove ini sudah sangat besar dan banyak, ada deforestasi merubah mangrove di dalam bentuk ekosistem lainnya, lalu ada juga proses pembalakan liar di hutan mangrove dan sudah dirasakan banyak pihak.

“Sebenarnya reboisasi mangrove sudah banyak dilakukan dari jaman dulu, saat ini sudah mengalami perhatian yang sungguh besar, pemerintah melalui inisiatifnya dia ada target sebesar 600 ribu ha dalam merehabilitasi mangrove dan kami mencoba mendukung hal tersebut, dan salah satu bentuk dukungannya adalah program kami to plant or not to plant,” imbuhnya.

Lalu bentuk dukungan kedua lainnya adalah Wetlands ingin mengenalkan reboisasi mangrove tidak harus melakukan penanaman, jadi kadang – kadang ada kondisi mangrove kalau dibiarkan tumbuh sendiri tanpa melakukan penanaman. (ris/Iik)

Tags: HeadlineMangroveWetlands Internasional Indonesia Kenalkan Teknik Rehabilitasi Mangrove dengan Pendekatan Ekologisyayasan Lahan Basah

Berita Lainnya

Daerah

Pemprov Apresiasi 12 Siswa Lolos Seleksi SMA Unggul Garuda

18 Oktober 2026 20:09
Daerah

Jelang HUT ke-14, Symphony de Benuanta Siap Meriahkan Kaltara

18 Oktober 2026 18:45
Daerah

Pameran Balikpapan Expo 2026 Berakhir, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Dorong 40 Produk UMKM Binaan Perluas Pasar

18 Oktober 2026 18:09
Kebakaran Lahan di Pantai Amal RT 8 Makin Luas Dekati Rumah Warga
Daerah

Kebakaran Lahan di Pantai Amal RT 8 Makin Luas Dekati Rumah Warga

18 Oktober 2026 17:04
Daerah

Gubernur Apresiasi Gerak Cepat Polda Sulsel Selamatkan Mahasiswa Kaltara

17 Oktober 2026 16:07
Daerah

Gubernur Dorong Tata Kelola dan Harmoni Sosial di Wilayah Perbatasan

17 Oktober 2026 14:13
Next Post
Optimalkan Pengelolaan JDIH, Bawaslu Tarakan Studi Banding ke BPK

Optimalkan Pengelolaan JDIH, Bawaslu Tarakan Studi Banding ke BPK

Bawaslu Tarakan Terima Penghargaan Terbaik PPID 2023

Bawaslu Tarakan Terima Penghargaan Terbaik PPID 2023

Bupati Syarwani Tinjau Sejumlah Proyek Pembangunan Fisik Tahun 2023

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Dua Putri Peltu Jun Priyanto Borong 7 Medali, Pamela Bersiap Wakili Kaltara di O2SN Nasional

    Dua Putri Peltu Jun Priyanto Borong 7 Medali, Pamela Bersiap Wakili Kaltara di O2SN Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terapkan Sistem Manajemen Talenta, Ini Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik Walikota Tarakan 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Situasi Terkendali, Pria Pembawa Mandau di Makodim Bulungan Minta Kenakan PDL dan Hormat Bendera

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Kaltara Andi Syahriful Taufik Terima Laporan Kesatuan dan Buku Memori Sertijab

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Baru Tembus Pantai Amal Dibuka, Asrin Puji Aksi Gotong Royong TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Kawal Aspirasi Pesisir, Asrin Saleh Sukses Perjuangkan Ulinisasi Tanjung Pasir – Tanjung Batu

Kawal Aspirasi Pesisir, Asrin Saleh Sukses Perjuangkan Ulinisasi Tanjung Pasir – Tanjung Batu

19 Oktober 2026 11:09
Respon Rekomendasi Kemendagri, Pansus Pertahankan Penamaan RSUD dr. Jusuf SK Tetap Bentuk Perda

Syamsuddin Arfah Ungkap Alasan Kenapa Pemprov Kaltara Tak Bisa Realisasikan Pembangunan Lingkungan RT

19 Oktober 2026 10:44
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP