BALIKPAPAN, – Sejumlah Puskesmas di Balikpapan mulai kembali beroperasi normal, pasca libur Lebaran, Selasa (8/4/2025). Di hari pertama masuk kerja ini, sempat terjadi sedikit antrean, namun semua pasien terlayani dengan baik.
Dalam peninjauan Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud ke puskesmas, mengatakan antrean yang terjadi masih dianggap wajar. Lantaran banyak masyarakat memanfaatkan momen tersebut, untuk melakukan kontrol kesehatan setelah libur panjang.
“Secara umum memang ada sedikit antrean karena ini hari pertama masuk kerja. Masyarakat juga biasanya bisa kontrol saat hari libur, tapi kebanyakan memilih datang saat jam kerja,†ujarnya.
Selain Puskesmas, Wali Kota Rahmad Mas’ud, juga meninjau langsung pelayanan di beberapa kantor pemerintahan dan fasilitas kesehatan lainnya.
Ia pun menyampaikan banyak warga yang datang ke Puskesmas mengeluhkan peningkatan tekanan darah dan kadar kolesterol, yang lazim terjadi setelah Lebaran.
“Kami harap masyarakat terus menjaga kesehatannya dan memanfaatkan layanan yang ada. Semoga semua segera kembali normal dan sehat,†katanya.
Ia juga mengimbau agar warga tetap rutin memeriksakan kondisi kesehatannya di fasilitas kesehatan terdekat.
“Layanan BPJS saat ini sudah gratis, tidak ada alasan untuk menunda pemeriksaan kesehatan,” tandasnya.
Sedangkan kunjungannya ke sejumlah kantor pemerintahan, Rahmad memastikan seluruh kantor pelayanan di Kota Balikpapan sudah kembali aktif secara penuh.
Ia bersama Wakil Wali Kota dan jajaran pun sudah meninjau langsung beberapa titik pelayanan publik, hal ini untuk memastikan semuanya berjalan optimal.
Dengan kembalinya pelayanan secara maksimal, Pemerintah Kota Balikpapan berharap aktivitas masyarakat pasca Lebaran dapat kembali berjalan lancar, terutama dalam hal pelayanan dasar seperti kesehatan.
“Kami pastikan hari ini seluruh pelayanan berjalan seperti biasa. Kepala Puskesmas dan jajarannya juga sudah hadir dan mulai bekerja kembali. Kami juga berharap tidak ada lagi pegawai yang cuti atau terlambat masuk kerja,†tegasnya. (*)












Discussion about this post