• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Pemkab Bulungan Tegaskan Perlindungan Masyarakat Adat Lewat Pendekatan Berbasis Budaya

by Redaksi
31 Juli 2025 19:20
in Daerah, Pemkab Bulungan
A A
Pemkab Bulungan Tegaskan Perlindungan Masyarakat Adat Lewat Pendekatan Berbasis Budaya

Bupati Bulungan, Syarwani saat memaparkan kehidupan masyarakat hukum adat Punan Batu Benau kepada perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

TANJUNG SELOR – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bulungan dalam menjaga eksistensi masyarakat adat kembali ditegaskan.

Dalam pertemuan bersama perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Bupati Syarwani menekankan pentingnya merancang kebijakan yang berpihak pada kearifan lokal, tanpa mengorbankan identitas budaya komunitas adat, khususnya Punan Batu Benau.

Baca Juga

Buka Musyawarah GPIB, Wagub Kaltara Dorong Kolaborasi untuk Pembangunan Daerah

Tingkatkan PAD, Pemkab Bulungan Gandeng BPN Sinkronkan NIB dan NOP

Resmikan PDAM Tirta Sungoi Sesayap Unit Tana Merah, Bupati Tana Tidung Tegaskan Komitmen Layanan Air Bersih

Gubernur Kaltara Dukung Investasi Pabrik Minyak Goreng, Ditargetkan Beroperasi 2027

“Komunitas Punan Batu Benau telah hidup berdampingan dengan alam jauh sebelum negara ini terbentuk. Tugas kita hari ini adalah memastikan mereka tetap eksis tanpa kehilangan jati diri,” ucap Syarwani.

Syarwani menekankan, Bulungan menjadi satu-satunya daerah di Kalimantan Utara yang memiliki regulasi perlindungan masyarakat hukum adat, yakni melalui Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016.

Aturan ini secara khusus mengakui dan melindungi hak-hak komunitas Punan Batu Benau, yang telah hidup secara turun-temurun di kawasan hutan Bulungan.

“Mereka bukan hanya bagian dari sejarah daerah ini, tetapi juga penjaga nilai-nilai kearifan lokal yang sudah teruji dalam menjaga keseimbangan alam,” ucap Syarwani.

Bupati turut membagikan pengalamannya ketika mengunjungi langsung komunitas Punan Batu Benau di pedalaman.

“Mereka punya cara sendiri dalam menjaga kesehatan, pendidikan, hingga struktur sosial. Semua itu lahir dari kearifan turun-temurun, bukan intervensi luar,” katanya.

Ia mengaku banyak belajar dari cara hidup mereka yang sederhana, mandiri, dan sangat selaras dengan alam.

“Bahkan sebelum pandemi, mereka sudah mempraktikkan jaga jarak secara alami. Mereka hidup dalam komunitas kecil dan menjaga interaksi sosial secara terbatas, tanpa meninggalkan nilai kebersamaan,” jelasnya.

Syarwani juga menolak pendekatan pembangunan yang seragam bagi seluruh warga. Ia menegaskan bahwa intervensi pembangunan tidak boleh memaksakan gaya hidup modern kepada komunitas adat yang masih menjalankan pola hidup nomaden.

“Rumah layak huni bagi kita, belum tentu cocok bagi mereka. Kebijakan harus fleksibel dan menghargai identitas budaya mereka. Pemerintah hadir bukan untuk menyeragamkan, tapi untuk menguatkan,” tegasnya.

Menurutnya, perlindungan terhadap masyarakat adat harus berjalan seiring dengan pelestarian hutan dan ekosistem lokal.

“Kami akan terus mengembangkan pendekatan berbasis kultural dan ekologis dalam setiap kebijakan pembangunan ke depan,” tandasnya. (*/rn)

 

Tags: Berita BulunganBudaya lokalBulunganHeadlineKLHKLingkungan hidupmasyarakat adatpembangunan inklusifperda masyarakat hukum adatperlindungan adatpunan batu benauSyarwani

Berita Lainnya

Gubernur Kaltara Dukung Investasi Pabrik Minyak Goreng, Ditargetkan Beroperasi 2027
Daerah

Buka Musyawarah GPIB, Wagub Kaltara Dorong Kolaborasi untuk Pembangunan Daerah

28 Februari 2026 20:36
Daerah

Tingkatkan PAD, Pemkab Bulungan Gandeng BPN Sinkronkan NIB dan NOP

28 Februari 2026 18:53
Daerah

Resmikan PDAM Tirta Sungoi Sesayap Unit Tana Merah, Bupati Tana Tidung Tegaskan Komitmen Layanan Air Bersih

28 Februari 2026 13:03
Gubernur Kaltara Dukung Investasi Pabrik Minyak Goreng, Ditargetkan Beroperasi 2027
Daerah

Gubernur Kaltara Dukung Investasi Pabrik Minyak Goreng, Ditargetkan Beroperasi 2027

28 Februari 2026 11:02
Daerah

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Berbagi Takjil dan Sembako untuk Masyarakat Sebatik

28 Februari 2026 10:25
Daerah

KKIG Tarakan Bagikan Seribu Kotak Takjil untuk Masyarakat

28 Februari 2026 10:14
Next Post

Speedboat Tabrakan di Nunukan, Kewenangan Keselamatan Masih Simpang Siur

1.036 Siswa dan Mahasiswa Dapat Beasiswa, Pemkab Nunukan Siapkan Rp7,1 Miliar

Ratusan Diaspora Menanam di Embung MBH IKN, Simbol Kolaborasi Global Dukung Pembangunan Nusantara

Ratusan Diaspora Menanam di Embung MBH IKN, Simbol Kolaborasi Global Dukung Pembangunan Nusantara

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Vamelia Ibrahim Sukses Pertahankan Riset Aplikasi BUSAK PAUD, Perkuat Pemantauan Literasi Anak Secara Terukur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Putus Total, Polresta Bulungan Arahkan Jalur Alternatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Praktisi Hukum: Lamanya Plt di Kaltara karena Proses Birokrasi dan Regulasi yang Ketat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bertemu Menteri PKP, Gubernur Kaltara Berhasil Perjuangkan 2.000 Unit Rumah Subsidi untuk Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produktivitas Tambak Menurun, Muddain Usulkan Ada Reklamasi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

IKN Perkuat Kepastian Investasi, Hadirkan Aturan Lahan dan Insentif Fiskal yang Lebih Transparan dan Kompetitif

28 Februari 2026 20:59

Sambut HUT ke-29, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat

28 Februari 2026 20:45
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP