• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Kasus Stunting di Balikpapan Tembus 24,8 Persen, Dinkes Soroti Pola Asuh Orang Tua

by Redaksi
6 Agustus 2025 14:13
in Daerah, Pemkot Balikpapan
A A
0

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati,

BALIKPAPAN – Angka kasus stunting di Kota Balikpapan kembali menjadi sorotan. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan terhadap sekitar 107 ribu anak balita, tercatat prevalensi stunting kini mencapai 24,8 persePersentase ini dinilai cukup mengkhawatirkan, mengingat berbagai upaya penanganan telah dijalankan selama ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, menjelaskan bahwa meski program-program penanggulangan stunting terus berjalan, tren kasus justru menunjukkan kenaikan.

Baca Juga

Rahmad Mas’ud: Keberhasilan Program Diukur dari Manfaat bagi Warga

Bupati Tana Tidung Hadiri Tabligh Akbar Isra Mi’raj dan Haul ke-21 Guru Sekumpul

Peresmian STR 9 Banjarbaru, Wagub Kaltara Apresiasi Program Pendidikan Nasional

Disnakertrans Kaltara: Job Fair Bukan Seremoni, Tapi Solusi Penyerapan Kerja

Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas program yang sudah dilaksanakan di lapangan.

“Program sudah jalan, mulai dari pemberian makanan tambahan (PMT) selama tiga bulan, kelas ibu hamil, kelas ibu menyusui, hingga pelatihan MPASI. Tapi kasusnya masih naik. Saya sedang periksa apa yang salah di dalam program ini,” ujar Alwiati, Rabu (6/8/2025).

Menurutnya, salah satu faktor yang berperan besar adalah pola asuh di tingkat keluarga. Meski intervensi gizi diberikan melalui program pemerintah, setelah masa pemberian PMT selesai, tanggung jawab utama kembali berada di tangan keluarga.

Jika tidak diimbangi dengan pemahaman dan kebiasaan yang benar, kondisi gizi anak bisa kembali memburuk.

“Kalau pola asuh dalam rumah salah, kami dari dinas tidak mungkin bisa pantau 24 jam. Edukasi sudah kami lakukan, tetapi tetap saja ditemukan kasus baru,” katanya.

Rendahnya partisipasi orang tua dalam kegiatan posyandu juga menjadi tantangan tersendiri. Berdasarkan data Dinkes, hanya sekitar 40 persen orang tua yang secara rutin membawa anaknya ke posyandu untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan. Angka ini dianggap masih jauh dari ideal.

“Kalau mereka tidak datang, ya kita harus datangi rumahnya satu-satu. Tapi jumlah anak yang harus dipantau itu ribuan, tentu tidak mungkin semuanya bisa dilakukan dalam waktu singkat,” tegasnya.

Ia menambahkan, persebaran kasus stunting di Balikpapan tidak merata di seluruh wilayah. Ada beberapa kelurahan yang mencatat angka cukup rendah, namun ada pula yang menyumbang persentase tinggi sehingga mempengaruhi rata-rata kota.

Wilayah-wilayah dengan kasus tertinggi inilah yang akan menjadi prioritas penanganan ke depan.

Dinkes berencana memperkuat pemantauan dengan metode kunjungan langsung ke rumah, khususnya bagi keluarga yang anaknya terindikasi berisiko stunting.

Langkah ini juga akan dibarengi evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program yang sudah berjalan, untuk memastikan intervensi tepat sasaran.

“Tujuan kami jelas, angka stunting harus turun. Tapi ini kerja sama semua pihak, bukan hanya pemerintah,” tegas Alwiati.

Ia mengajak masyarakat, kader kesehatan, dan tokoh lingkungan untuk bersama-sama memerangi masalah stunting demi masa depan anak-anak Balikpapan.

Dengan keterlibatan seluruh elemen, Dinkes berharap angka stunting di Balikpapan dapat ditekan secara bertahap.

“Harapannya, generasi mendatang tumbuh sehat, cerdas, dan bebas dari ancaman gangguan tumbuh kembang akibat kekurangan gizi,” pungkasnya. (oc/ar)

Tags: BalitaDinkes Balikpapangizi balitaHeadlinekesehatan anakKota BalikpapanmpasiPemberian makanan tambahanpola asuhPosyanduStunting
ShareTweetSendShareSend

Berita Lainnya

Daerah

Rahmad Mas’ud: Keberhasilan Program Diukur dari Manfaat bagi Warga

14 Januari 2026 19:07
Bupati Tana Tidung Hadiri Tabligh Akbar Isra Mi’raj dan Haul ke-21 Guru Sekumpul
Daerah

Bupati Tana Tidung Hadiri Tabligh Akbar Isra Mi’raj dan Haul ke-21 Guru Sekumpul

14 Januari 2026 09:30
Daerah

Peresmian STR 9 Banjarbaru, Wagub Kaltara Apresiasi Program Pendidikan Nasional

13 Januari 2026 20:03
Daerah

Disnakertrans Kaltara: Job Fair Bukan Seremoni, Tapi Solusi Penyerapan Kerja

13 Januari 2026 18:59
Daerah

Pemkab Bulungan Siapkan Hilirisasi Kakao melalui Identifikasi CPCL

13 Januari 2026 17:09
Balikpapan Siapkan Skema Rumah ASN Tepat Sasaran, Prioritas Pegawai Belum Punya Rumah
Daerah

Wali Kota Balikpapan: Sektor Energi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

13 Januari 2026 16:39
Next Post

Kapolda Kaltara Gelar Bakti Sosial di Pondok Pesantren Fatimah Az-Zahra Tanjung Selor

Dansat Brimob Polda Kaltim Hadiri Apel Pengukuhan Suporter dan Launching Jersey Etam Bhara Kaltim

Satpol PP Balikpapan Gencar Tertibkan Pom Mini dan Penjual Bensin Ilegal

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Disdik Tana Tidung Sosialisasikan SPMB, Istilah Baru Pengganti PPDB

    SK Paruh Waktu Diserahkan Februari, Ratusan Tenaga Kerja Kembali Aktif di Tana Tidung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KM Logistik Nusantara V Resmi Layani Tol Laut Tarakan Januari Ini, Layani Rute Surabaya 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Karyawan PT Intraca Menuntut Penyatuan Saldo BPJS Ketenagakerjaan Akhirnya Ada Titik Temu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjaga Paru-Paru Tarakan, Tantangan KPH di Tengah Maraknya Perambahan dan Pemukiman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Rahmad Mas’ud: Keberhasilan Program Diukur dari Manfaat bagi Warga

14 Januari 2026 19:07

Jaga Kamtibmas, Ditsamapta Polda Kaltara Intensifkan Patroli Malam

14 Januari 2026 18:56
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP