• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Dugaan Kontaminasi Pangan, DKK Balikpapan Perketat Pengawasan SPPG Sekolah

by Redaksi
01/10/2025
in Daerah, Pemkot Balikpapan
A A

Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan, Alwiati,

BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Dugaan kontaminasi pangan di salah satu sekolah di Balikpapan membuat Dinas Kesehatan Kota (DKK) memperketat pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pemeriksaan meliputi kondisi dapur, sanitasi peralatan, cara penyimpanan bahan, hingga proses pengolahan makanan. Selain itu, pengelola SPPG diwajibkan menyimpan sampel makanan setiap hari sebagai langkah antisipatif.

Kepala DKK Balikpapan, Alwiati, mengatakan dari total 10 SPPG yang ada, hanya delapan yang aktif beroperasi. Namun hingga kini, tidak ada satupun yang mengantongi Sertifikat Layak Higien Sanitasi, dokumen resmi yang menjamin makanan yang dihasilkan memenuhi standar kebersihan dan keamanan.

Baca Juga

Gubernur Buka LCC Empat Pilar MPR RI 2026, Perkuat Wawasan Kebangsaan Pelajar

Kemenag Tana Tidung Perkuat Peran Penyuluh Agama Hadapi Tantangan Sosial

Pemkab Bulungan Gandeng UWGM Samarinda, Fokus Tingkatkan Kualitas SDM Aparatur

DPW TMI Kaltara Usulkan Don Muzakir Jadi Wakil Menteri Pertanian RI

“Standar higien ini bukan sekadar formalitas. Anak-anak sekolah adalah konsumen utama, dan kami ingin memastikan mereka aman saat mengonsumsi makanan yang disediakan,” ujar Alwiati, Rabu (1/10/2025).

Ia menjelaskan lambatnya penerbitan sertifikat bukan karena kelalaian pengelola, melainkan adanya regulasi baru yang mengharuskan pengajuan melalui sistem Online Single Submission (OSS).

“Peran kami adalah melakukan pemeriksaan teknis, sementara penerbitan sertifikat sepenuhnya menjadi kewenangan DPMPTSP. Pengelola harus aktif mengajukan permohonan agar proses berjalan,” tambahnya.

Alwiati menekankan verifikasi teknis mencakup sarana dapur, kualitas air, dan kompetensi SDM yang mengolah makanan. Namun keberhasilan sertifikasi tetap bergantung pada pengelola.

“Kalau pengelola tidak mengajukan, kami tidak bisa memaksakan sertifikat keluar. Pemeriksaan teknis hanyalah bagian dari prosedur,” katanya.

Seiring itu, DKK tengah menangani dugaan kontaminasi pangan. Sampel telah diambil dari sekolah dan SPPG penyedia makanan untuk diuji mikrobiologi. “Proses pengujian membutuhkan waktu karena harus mengikuti prosedur baku. Hasil yang akurat sangat penting agar tidak menimbulkan kebingungan atau informasi yang salah,” jelasnya lagi

Alwiati juga mengungkap kendala besar terkait keterbatasan SDM. Sebagian besar produksi makanan berlangsung pukul 01.00–03.00 dini hari, sehingga pengawasan harian penuh sulit dilakukan.

“Dengan petugas yang ada, kami hanya bisa melakukan pemeriksaan pada jam kerja. Untuk inspeksi fisik dapur memang bisa, tapi uji mikrobiologi setiap hari tentu berat dan tidak realistis,” ungkapnya.

Untuk memperkuat pengawasan, pengelola SPPG diwajibkan menyimpan sampel makanan setiap hari. Langkah ini penting agar bila terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) pangan, penyebab dapat ditelusuri dengan cepat.

“Penyimpanan sampel adalah prosedur wajib. Konsistensi pengelola sangat menentukan, terutama untuk keselamatan anak-anak,” tegas Alwiati.

Alwiati turut menegaskan keamanan pangan sekolah memerlukan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pengelola SPPG hingga pemerintah pusat. “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan lintas sektor dan partisipasi aktif pengelola sangat penting agar anak-anak sekolah benar-benar terlindungi saat mengonsumsi makanan. Keselamatan mereka adalah prioritas utama kami,” pungkasnya. (*)

 

Tags: anak-anak amanBalikpapanDinas Kesehatan Balikpapanhigienitas makanankeamanan makanan sekolahkontaminasi panganPengawasan Pangansekolahsertifikat layak sanitasiSPPG Balikpapan

Berita Lainnya

Daerah

Gubernur Buka LCC Empat Pilar MPR RI 2026, Perkuat Wawasan Kebangsaan Pelajar

25 Juli 2026 19:50
Daerah

Kemenag Tana Tidung Perkuat Peran Penyuluh Agama Hadapi Tantangan Sosial

25 Juli 2026 17:15
Kota 10 Menit: Cerita Pegawai di IKN Menemukan Hidup yang Lebih Seimbang di Nusantara
Daerah

Pemkab Bulungan Gandeng UWGM Samarinda, Fokus Tingkatkan Kualitas SDM Aparatur

25 Juli 2026 14:06
Daerah

DPW TMI Kaltara Usulkan Don Muzakir Jadi Wakil Menteri Pertanian RI

25 Juli 2026 11:23
Daerah

CT Scan RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan Kembali Beroperasi, Pemeriksaan Pasien Lebih Cepat

25 Juli 2026 10:29
Daerah

Ketua TP PKK Tarakan Hj. Rujiah Khairul Ajak Kader Aktif Edukasi Gizi Masyarakat

25 Juli 2026 09:53
Next Post

Wali Kota Balikpapan Tegaskan Pentingnya Mengamalkan Pancasila

Urai Masalah Klasik Bantuan Nelayan, DPRD Tarakan Tekankan Reformasi Pola Penyaluran

Urai Masalah Klasik Bantuan Nelayan, DPRD Tarakan Tekankan Reformasi Pola Penyaluran

Gubernur Ajak Penyuluh Majukan Pertanian

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Di Gerbang Pesantren, Pelukan dan Doa Ibrahim Ali untuk Putri Sulung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelepasan Anggota KORPRI Purnabakti, Plt Sekda Tarakan Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Niat Menolong Berujung Petaka, Mahasiswa di Tarakan Ditikam Begal di Gusel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecamatan Tarakan Barat Tempati Kantor Baru, Sijabat: Pelayanan Lebih Maksimal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan 82 ASN di Tana Tidung, Bupati Tekankan Kinerja dan Integritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Layanan Pertanahan Harus Berorientasi pada Kepuasan Masyarakat

25 Juli 2026 20:10

Gubernur Buka LCC Empat Pilar MPR RI 2026, Perkuat Wawasan Kebangsaan Pelajar

25 Juli 2026 19:50
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP