• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Poltekba Kembangkan Alat Pencacah Pakan Ikan Tenaga Surya, Dorong Kemandirian Petani Budidaya Air Tawar

by Redaksi
17/11/2025
in Daerah, Pendidikan
A A

Uji coba alat pencacah pakan ikan bertenaga surya yang dikembangkan Poltekba diikuti tim internal dan mitra petani air tawar, Balikpapan.

BALIKPAPAN, Fokusborneo.com  – Inovasi teknologi tepat guna kembali lahir dari Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba). Kali ini, lembaga pendidikan tinggi vokasi ini memperkenalkan alat pencacah pakan ikan bertenaga surya yang diharapkan mampu mengurangi ketergantungan petani pada pakan pabrikan dan menekan biaya produksi.

Uji coba alat dilakukan dengan melibatkan tim review internal Poltekba dan mitra petani budidaya ikan air tawar binaan Care ID.

Baca Juga

Wisuda ke-43, UBT Luluskan 755 Mahasiswa dan Pamerkan Prestasi Internasional

Forest Programme VI Dukung Penguatan SDM Kehutanan di Kaltara

Lewat Bimtek PLUP, Pemprov Ajak Pemdes dan Masyarakat Susun Tata Kelola Mangrove Berkelanjutan

FP VI Perkuat Pelestarian Mangrove Berbasis Kearifan Lokal di Desa Liagu

Budidaya ikan air tawar selama ini menjadi sektor strategis dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Namun, tingginya biaya pakan yang bisa mencapai lebih dari 60 persen total biaya produksi menjadi tantangan tersendiri bagi petani.

Melihat kondisi ini, Poltekba melalui program penelitian dan pengabdian masyarakat mencoba menawarkan solusi inovatif berbasis energi terbarukan.

Ketua Kelompok Petani Budidaya Ikan, Usman, menuturkan alat pencacah pakan ini menjadi jawaban atas kebutuhan mereka.

“Dengan alat ini, kami bisa membuat pakan sendiri dan mengurangi ketergantungan pada pakan pabrikan. Biaya produksi menjadi lebih efisien, dan hasil panen bisa lebih optimal,” ujarnya.

Bagi Usman dan petani lainnya, alat ini tidak hanya sekadar inovasi teknis. Alat ini dirancang untuk memanfaatkan tenaga surya sepenuhnya.

“Ini adalah bentuk dukungan nyata bagi kami. Kami bisa lebih mandiri dan mengurangi ketergantungan pada pakan mahal. Kami juga belajar cara memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal,” ujarnya.

Koordinator pengembangan alat, Aryati Muhaymin, menjelaskan, alat dapat digunakan sepanjang hari selama kondisi cahaya mencukupi.

“Ini tidak hanya menghemat listrik, tapi juga mendukung praktik budidaya yang ramah lingkungan,” jelasnya.

Menurut Aryati, teknologi ini memungkinkan petani mengolah bahan baku lokal, seperti limbah sayuran, dedak, dan ikan kecil, menjadi pakan berkualitas tinggi.

Selain efisiensi biaya, penggunaan energi surya juga menjadi langkah penting dalam mendukung pengurangan emisi karbon dan mempromosikan energi terbarukan.

“Dengan demikian, inovasi ini diharapkan menjadi model teknologi hijau yang dapat diterapkan di daerah lain, bukan hanya di Balikpapan,” tambah Aryati.

Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekba, Hadiyanto, menekankan alat ini merupakan tahap awal dari rangkaian inovasi teknologi yang lebih luas untuk sektor perikanan.

“Ke depan, kami berencana menyempurnakan desain agar bisa diproduksi massal dan diakses lebih banyak petani. Kami ingin memastikan teknologi ini benar-benar bermanfaat dan meningkatkan kemandirian ekonomi petani,” katanya.

Uji coba ini juga menjadi momen penting bagi Poltekba untuk mengukur efektivitas alat dalam kondisi nyata. Tim peneliti melakukan evaluasi kinerja alat, mulai dari kapasitas pencacahan, kualitas pakan yang dihasilkan, hingga kemudahan penggunaan bagi petani.

Hasil evaluasi awal menunjukkan bahwa alat mampu mencacah bahan baku menjadi pakan yang seragam, mudah dicerna ikan, dan meminimalkan limbah.

Dengan hadirnya teknologi ini, Poltekba berharap akan muncul lebih banyak kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam pengembangan alat budidaya ramah lingkungan.

“Jadi, selain meningkatkan produktivitas, inovasi ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya kemandirian dan keberlanjutan dalam sektor perikanan air tawar di Kalimantan Timur,” tandasnya. (oc)

Tags: alat pencacah pakanBalikpapanBudidaya Air Tawarenergi suryaInovasi PertanianKemandirian PetaniPetani IkanPoltekbaRamah LingkunganTeknologi tepat guna

Berita Lainnya

Wisuda ke-43, UBT Luluskan 755 Mahasiswa dan Pamerkan Prestasi Internasional
Pendidikan

Wisuda ke-43, UBT Luluskan 755 Mahasiswa dan Pamerkan Prestasi Internasional

29 Juli 2026 09:14
Daerah

Forest Programme VI Dukung Penguatan SDM Kehutanan di Kaltara

28 Juli 2026 21:05
Daerah

Lewat Bimtek PLUP, Pemprov Ajak Pemdes dan Masyarakat Susun Tata Kelola Mangrove Berkelanjutan

28 Juli 2026 21:04
Daerah

FP VI Perkuat Pelestarian Mangrove Berbasis Kearifan Lokal di Desa Liagu

28 Juli 2026 20:17
Daerah

Konsulat Jenderal Australia Kunjungi Basarnas Balikpapan, Perkuat Sinergi SAR

28 Juli 2026 20:15
FP VI Jadi Langkah Dishut Kaltara Jaga Mangrove dan Sejahterakan Warga
Daerah

FP VI Jadi Langkah Dishut Kaltara Jaga Mangrove dan Sejahterakan Warga

28 Juli 2026 20:01
Next Post
Pansus II Raperda Penanaman Modal respon masukan Kemendagri. Foto: ist

Respon Masukan Kemendagri, DPRD Kaltara Sempurnakan Raperda Penanaman Modal   

Respon Rekomendasi Kemendagri, Pansus Pertahankan Penamaan RSUD dr. Jusuf SK Tetap Bentuk Perda

Syamsuddin Arfah Menilai Akselerasi Pelayanan di Pelabuhan Tengkayu I Terganjal Terminal Rp18 Miliar

Pansus DPRD Targetkan Perda Investasi Kaltara Ketuk Palu Pekan Depan

Pansus DPRD Targetkan Perda Investasi Kaltara Ketuk Palu Pekan Depan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Niat Menolong Berujung Petaka, Mahasiswa di Tarakan Ditikam Begal di Gusel

    Niat Menolong Berujung Petaka, Mahasiswa di Tarakan Ditikam Begal di Gusel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kaltara Raih Hibah Internasional Rp19,99 Miliar untuk Restorasi Mangrove 2026–2028

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Kaltara Terima Kunjungan Pengadilan Tinggi, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan 82 ASN di Tana Tidung, Bupati Tekankan Kinerja dan Integritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Komitmen untuk Masyarakat, Pelantikan PKK Karang Anyar Diwarnai Penyaluran Makanan Tambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Wamen Ossy Buka Rapat Evaluasi Setahun LANDLAB, Kerja Sama Kementerian ATR/BPN Bersama JICA

29 Juli 2026 13:04
DPRD dan Pemprov Kaltara Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Banggar Dorong Optimalisasi PAD hingga Pembangunan Perbatasan

DPRD dan Pemprov Kaltara Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Banggar Dorong Optimalisasi PAD hingga Pembangunan Perbatasan

29 Juli 2026 12:55
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP