BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Gelaran olahraga rekreatif kembali mewarnai pusat Kota Balikpapan. Sebanyak 500 peserta antusias mengikuti FunTAXtik Run 2025, sebuah ajang lari santai sepanjang 5 kilometer yang menjadi salah satu kegiatan unggulan dalam rangkaian Gebyar Pajak 2025. Kegiatan yang digelar pada Sabtu (6/12/2025) pagi di kawasan Taman Bekapai ini menciptakan suasana kota yang hidup dan penuh energi positif.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, secara resmi melepas peserta tepat pukul 07.00 Wita. Dengan mengambil titik start di Taman Bekapai, para pelari melintasi rute ikon kota seperti kawasan Melawai, berputar di Lapangan Merdeka, sebelum akhirnya kembali ke lokasi awal. Beragam peserta hadir, mulai dari komunitas pecinta olahraga, pelajar, hingga masyarakat umum yang ingin mengisi akhir pekan dengan kegiatan yang sehat dan menyenangkan.
Kepala BPPDRD Balikpapan, Idham, menuturkan bahwa pelaksanaan FunTAXtik Run merupakan inovasi baru dalam penyelenggaraan Gebyar Pajak. Kegiatan ini tidak hanya ditujukan sebagai sarana edukasi, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat dan wajib pajak yang selama ini mendukung penerimaan daerah.
“Ini kali pertama FunTAXtik Run menjadi bagian dari Gebyar Pajak, dan respons masyarakat sangat luar biasa. Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai bentuk apresiasi sekaligus ajakan untuk terus menerapkan gaya hidup sehat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa hadirnya aktivitas olahraga seperti ini sekaligus memperkaya format Gebyar Pajak, yang selama ini dikenal melalui kegiatan edukatif dan pemberian penghargaan. Meski tidak dipungut biaya, peserta tetap menerima fasilitas berupa jersey resmi dan kesempatan meraih medali bagi tiga pelari tercepat.
Sebagai bentuk apresiasi, BPPDRD Balikpapan juga menyiapkan sejumlah doorprize menarik, antara lain sepeda, motor, gadget, voucher hotel, hingga hadiah uang tunai. “Hadiah ini merupakan ungkapan terima kasih pemerintah kota kepada warga yang terus mendukung kepatuhan pajak daerah,” tambah Idham.
Ia berharap agenda ini dapat diselenggarakan setiap tahun. “Semoga tahun depan lebih meriah lagi. Jika anggaran memungkinkan, tentu akan kami gelar kembali,” ujarnya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, seluruh proses pendaftaran dilakukan secara digital melalui aplikasi Kontengan, platform yang dikembangkan BPPDRD Balikpapan. Selain memberi kemudahan, langkah tersebut menjadi bagian dari percepatan digitalisasi layanan pemerintah daerah.
“Sekarang semua diarahkan ke sistem digital. Kami ingin masyarakat terbiasa mengakses layanan pemerintah melalui aplikasi,” tutup Idham.(oc)















Discussion about this post