TARAKAN, Fokusborneo.com – Meskipun aktivitas terlihat lebih padat dari biasanya, Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Tengkayu I Tarakan memastikan bahwa Pelabuhan Tengkayu I belum mengalami lonjakan arus keberangkatan yang signifikan menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepala UPTD Tengkayu I, Muhammad Roswan, saat dikonfirmasi, mengakui bahwa kondisi pelabuhan pada Minggu kedua Desember memang tampak lebih ramai. Namun, secara volume penumpang, angkanya masih berada dalam batas normal.
”Memang sudah kelihatan agak ramai, tapi dari laporan masih normal,” ujar Roswan, Jumat (12/12/25).
Ia memperkirakan keramaian yang terjadi kemungkinan disebabkan oleh aktivitas pengiriman barang atau warga yang mengantar.
Roswan menyebut, jumlah penumpang harian berkisar antara 500 hingga 700 orang untuk kedatangan dan keberangkatan.
“Biasanya H-7 sudah ada peningkatan volume penumpang, puncaknya kami prediksi terjadi itu H-2 jelang Natal,” tambahnya.
Dalam rangka persiapan Nataru, posko terpadu akan dibentuk pada H-7 jelang Natal, bekerja sama dengan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (Polsek KSKP), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), dan TNI Angkatan Laut.
Terkait penambahan armada, Roswan menjelaskan bahwa saat ini belum ada kepastian untuk menambah kapal.
“Kalau penambahan armada belum tahu kita lihat perkembangan. Itu kan nanti dirapatkan bersama Gapasdap kalau kemungkinan nanti butuh penambahan,” jelasnya.
Ia menambahkan momen Nataru tidak seramai Hari Raya Idul Fitri, sehingga armada yang tersedia dianggap masih memadai.
Destinasi tujuan Tanjung Selor masih menduduki peringkat teratas dalam aktivitas keberangkatan maupun kedatangan.
Roswan menekankan hingga kini, aktivitas keberangkatan tetap mengandalkan armada yang sudah ada, tanpa ada penambahan. Jadwal keberangkatan juga masih mengikuti hari normal, yakni dari pukul 07.00 hingga 16.00 Wita.
”Seluruh armada, sudah dilaksanakan pemeriksaan rutin. Kalau yang non reguler, kami imbau untuk selalu mengedepankan aspek keselamatan,” pungkasnya.
Ia juga memastikan bahwa tidak akan ada kenaikan harga tiket angkutan selama Nataru dan mengimbau masyarakat untuk membeli tiket langsung di loket resmi.(*/mt)















Discussion about this post