• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Bencana Alam Sumatera Jadi Alarm, Wali Kota Tarakan: Kami Ditinggal Sendiri Jaga Hutan

by Redaksi
13/12/2025
in Daerah
A A
Bencana Alam Sumatera Jadi Alarm, Wali Kota Tarakan: Kami Ditinggal Sendiri Jaga Hutan

Foto satellit Pulau Tarakan. Foto: ist

​TARAKAN, Fokusborneo.com – Tragedi bencana alam yang baru-baru ini melanda Pulau Sumatera berfungsi sebagai pengingat pahit akan betapa vitalnya kelestarian lingkungan terhadap keberlangsungan hidup.

Musibah ini sontak memantik perhatian serius dari berbagai kepala daerah, termasuk Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, yang secara terbuka menyoroti apa yang ia anggap sebagai celah berbahaya dalam menjaga hutan lindung daerah.

Baca Juga

Gala Dinner KK/JKK Sosek Malindo Jadi Momentum Perkuat Hubungan Kaltara-Sabah

Perkuat Budaya Keselamatan, General Manager PLN UID Kaltimra Tinjau Langsung Pekerjaan Operasional di Tarakan

Lewat FP VI, Dishut Kaltara Perkuat Pelestarian Mangrove Bersama Warga

Pemprov Sambut 13 Pamong Praja Muda IPDN Tahun 2026, Siap Perkuat Birokrasi Daerah

​Menurut Khairul, Pemerintah Daerah (Pemda) saat ini berada di posisi yang sulit dan terikat karena adanya pelimpahan wewenang pengelolaan hutan lindung ke Pemerintah Pusat. Kondisi ini, kata dia, secara tidak langsung membuka pintu bagi perusak lingkungan untuk beroperasi tanpa hambatan berarti dari pemerintah kota.

​​Wali Kota Khairul tidak menahan rasa frustrasinya terkait isu lingkungan ini, terutama menyangkut hutan. Ia menyayangkan bagaimana hutan yang dulunya terjaga kini banyak dibuka oleh oknum untuk kepentingan pribadi, sementara Pemkot Tarakan hanya bisa gigit jari.

​”Persoalan alam ini antisipasinya tidak bisa ditawar-tawar. Kita miris sekarang kalau membahas hutan. Kita diberi keterbatasan wewenang karena regulasi wewenang hutan lindung ada di Kementerian, bukan di daerah,” ujarnya.

​Khairul menunjuk pada perubahan regulasi yang terjadi sejak 2014, di mana satuan Polisi Hutan (Polhut) yang sebelumnya berada di Tarakan kini ditarik ke provinsi. Ia merasa Pemkot seperti ditinggal sendirian menghadapi dampak kerusakan.

​”Sejak 2014, Polhut ditarik ke provinsi. Jadi kadang saya sedih, karena ini membuat hutan tidak dijaga. Akhirnya terjadi tanah longsor sampai menimbulkan korban jiwa. Yang kena apesnya Pemda, padahal yang buka izin pembukaan hutan Pemerintah Pusat,” tambahnya.

Kritik Wali Kota berlanjut pada isu perizinan pertambangan korporasi. Khairul menduga legalitas yang didapatkan dari Pemerintah Pusat kerap kali mengabaikan dampak ekologis di lapangan. Ketika musibah terjadi, masyarakat dan Pemda yang menanggung akibatnya, sementara Pemerintah Pusat seolah lepas tangan dari risiko izin yang telah dikeluarkan.

​”Izin keluar mungkin tanpa melihat kondisi di lapangan. Pemda melarang pembukaan hutan, tapi mungkin Pemerintah Pusat yang mengizinkan. Inilah kalau wewenang terlalu jauh. Kalau susahnya ditanggung daerah, tapi kalau enaknya lari ke pusat, pajak misalnya,” tegasnya.

​Di tengah situasi ini, Pemkot Tarakan tetap menunjukkan kepeduliannya dengan menyumbang dana bagi korban bencana di Sumatera, meskipun Khairul mengakui adanya kesulitan keuangan daerah akibat kebijakan Transfer Keuangan Daerah (TKD).

​​Khairul berharap agar tragedi bencana alam ini dapat mendorong Pemerintah Pusat untuk meninjau ulang dan mengembalikan wewenang konservasi kepada pemerintah daerah masing-masing.

​”Saya berharap ada kebijakan pemerintah yang memberikan kembali wewenang pemerintah daerah untuk menjaga hutan-hutannya. Bagaimana pun kalau terjadi apa-apa, masyarakat di daerah yang terdampak,” pungkasnya.(*/mt)

Tags: alamBencana Alamdr. KhairulHeadlinehutanKawasan HutanSumateraWalikota

Berita Lainnya

Daerah

Gala Dinner KK/JKK Sosek Malindo Jadi Momentum Perkuat Hubungan Kaltara-Sabah

31 Juli 2026 18:56
Daerah

Perkuat Budaya Keselamatan, General Manager PLN UID Kaltimra Tinjau Langsung Pekerjaan Operasional di Tarakan

31 Juli 2026 18:55
Daerah

Lewat FP VI, Dishut Kaltara Perkuat Pelestarian Mangrove Bersama Warga

31 Juli 2026 18:48
Daerah

Pemprov Sambut 13 Pamong Praja Muda IPDN Tahun 2026, Siap Perkuat Birokrasi Daerah

31 Juli 2026 17:51
Pemkab Tana Tidung Gelar Gerakan ASRI, Wabup Sabri Ajak Perkuat Budaya Bersih
Daerah

Pemkab Tana Tidung Gelar Gerakan ASRI, Wabup Sabri Ajak Perkuat Budaya Bersih

31 Juli 2026 11:45
Daerah

FP VI Perkuat Peran Masyarakat Sekatak Buji dalam Pelestarian Mangrove

31 Juli 2026 10:42
Next Post

Cetak Bintara Profesional, Brimob Kaltim Kawal Ujian Anti Anarkis di SPN Jonggon

Personel Polresta Bulungan Amankan Perayaan Natal Pemuda Gereja GKII

Final Turnamen Futsal Bupati Bulungan Berjalan Aman dan Lancar 

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Langsung Diserbu Pencaker, PT PRI Sediakan 13 Posisi Strategis di Job Fair Tarakan

    Langsung Diserbu Pencaker, PT PRI Sediakan 13 Posisi Strategis di Job Fair Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Kaltara Terima Kunjungan Pengadilan Tinggi, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Ibrahim Ali Antar Kepala Desa Sambungan ke Peristirahatan Terakhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kaltara Raih Hibah Internasional Rp19,99 Miliar untuk Restorasi Mangrove 2026–2028

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disperinaker Tarakan Bakal Gelar Mini Job Fair 30 Juli, Targetkan 500 Lowongan Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Otorita IKN Hadirkan Hunian Pekerja Konstruksi yang Aman, Nyaman, dan Responsif Gender

31 Juli 2026 20:03

Personel Gegana Satbrimob Polda Kaltim Operasikan Bus Sekolah Gratis di Balikpapan

31 Juli 2026 19:07
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP