TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (DKIP) Kabupaten Bulungan menghadirkan working space atau ruang kerja media sebagai upaya mendorong keterbukaan informasi publik sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers.
Ruang kerja bersama tersebut menjadi yang pertama di Kabupaten Bulungan, bahkan di Kalimantan Utara. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi wadah kolaboratif antara media, organisasi perangkat daerah (OPD), dan pemerintah daerah dalam mendukung penyebaran informasi pembangunan yang transparan dan berimbang.
Kepala DKIP Bulungan, Hj Andriana, mengatakan penyediaan ruang kerja media merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bulungan untuk lebih mendekatkan diri dengan insan pers serta membuka ruang komunikasi yang sehat.
“Tujuan utama kami ingin mendekatkan diri dengan teman-teman media. Ruangan ini juga didukung langsung oleh Bapak Bupati dan Bapak Sekda agar working space pertama di Kalimantan Utara ini benar-benar memberikan manfaat,” ujar Andriana, Kamis (8/1).
Ia menjelaskan, konsep working space dirancang sebagai ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk diskusi, penggalian informasi, serta pertukaran gagasan, sejalan dengan prinsip transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Karena kami menjunjung transparansi, ruang ini disiapkan agar informasi dapat digali dan dibahas bersama, baik dengan media maupun mitra lainnya,” ungkapnya.
Ruang kerja media tersebut dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti jaringan internet (WiFi) dan area diskusi. Tidak hanya terbuka bagi insan pers, fasilitas ini juga dapat dimanfaatkan oleh OPD untuk koordinasi dan diskusi lintas sektor.
“Kami siapkan WiFi dan fasilitas pendukung lainnya. Ruangan ini terbuka, tidak hanya untuk media, tetapi juga bisa digunakan oleh teman-teman OPD,” jelas Andriana.
Ia mengungkapkan, rencana pembangunan working space telah dirancang sejak lama. Namun, keterbatasan anggaran membuat realisasinya baru dapat diwujudkan pada tahun ini setelah adanya dukungan pimpinan daerah.
“Rancangannya sudah lama ada, tetapi baru bisa direalisasikan sekarang karena pertimbangan anggaran dan adanya arahan pimpinan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Andriana berharap working space tersebut dapat berfungsi sebagai pusat diskusi sekaligus pusat data antara pemerintah dan media.
“Harapannya, ruang ini bisa menjadi pusat diskusi antar OPD, media, dan pemerintah, sekaligus mendukung ketersediaan data,” tegasnya.
Dengan adanya ruang kolaborasi ini, DKIP Bulungan berharap informasi pembangunan daerah dapat tersampaikan secara utuh, akurat, dan berimbang kepada masyarakat.
“Informasi yang tidak tersampaikan dengan baik bisa menimbulkan persepsi keliru di masyarakat, padahal banyak pembangunan yang sudah dilakukan,” katanya.
Ia pun mengajak insan pers untuk terus bersinergi dalam menyampaikan berbagai program dan capaian pembangunan daerah, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan publik.
“Kami berharap teman-teman media bisa bersama-sama menyampaikan informasi pembangunan yang telah dilakukan Pemda, agar masyarakat mendapatkan gambaran yang utuh dan adil,” pungkasnya. (**)















Discussion about this post