TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan Setda Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Robby Yuridi Hatman, S.Sos., M.T., menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Provinsi Kaltara periode 2025-2029.
Digelar di Gedung Balai Diklat BKPSDM Kabupaten Bulungan pada Jum’at (9/1) pagi, turut dihadiri Ketua Umum FPPI DR. Hj. Marlinda Irwanti, SE., M.Si, Ketua DWP Kaltara Sipta Meylina, S.Psi., M.M., Dewan Pembina DPD FPPI Kaltara Sri Nurhandayani Syarwani, serta perwakilan organisasi wanita yang ada di provinsi dan kabupaten/kota.
Ketua Umum FPPI Marlinda Irwanti secara resmi melantik Sri Mulyanti, S.E, M.M., menjadi Ketua DPD FPPI Kaltara periode 2025-2029 beserta sejumlah pengurus inti DPD FPPI Kaltara.
FPPI didirikan pada 17 Agustus 2009 oleh Marlinda Irwanti dengan tujuan umum memperjuangkan kesetaraan antara perempuan dan laki-laki dalam aspek hukum, sosial budaya, ekonomi, kesejahteraan dan meningkatkan harkat martabat perempuan dengan cara meningkatkan pendidikan, usaha dan pengembangannya.
FPPI sendiri adalah organisasi yang berkomitmen untuk memberdayakan perempuan Indonesia melalui berbagai program dan kegiatan yang inovatif dan berkelanjutan.
Robby membaca sambutan Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya pelantikan DPD FPPI Kaltara yang dirangkaikan Seminar Pendidikan Komunikasi Politik Bagi Perempuan Kaltara.
“Pelantikan pengurus DPD FPPI Kaltara menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus peningkatan kapasitas dan wawasan perempuan, khususnya di bidang komunikasi politik,” kata Robby.
Ia menuturkan dengan komunikasi politik yang baik membekali perempuan untuk menyampaikan aspirasi secara efektif, membangun jejaring serta berpartisipasi aktif dan bermartabat dalam pengambilan kebijakan publik.
Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia kaum perempuan menjadi sangat penting agar pembangunan dapat berjalan inklusif dan berkeadilan.
“Dengan pelantikan ini Pemprov Kaltara berharap agar perempuan Kaltara menjadi agen perubahan yang percaya diri, cerdas, bijak dan menjunjung nilai etika, keadilan serta kepedulian sosial,” lanjutnya.
Mengakhiri sambutannya Robby menegaskan kembali komitmen Pemprov Kaltara dalam mendukung pemberdayaan perempuan melalui kebijakan dan program pembangunan serta mengajak FPPI menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
“Saya berharap keberadaan dan kiprah DPD FPPI Kalimantan Utara dapat memberikan kontribusi nyata bagi daerah, sekaligus menjadi wadah perjuangan yang konstruktif dalam mewujudkan kesetaraan, keadilan dan kesejahteraan perempuan,” pungkasnya. (dkisp)















Discussion about this post