PONTIANAK, Fokusborneo.com – Upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan. Salah satunya melalui kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Pontianak sebagai bagian dari pembelajaran dan penguatan Indeks Pelayanan Publik (IPP) sesuai Peraturan Menteri PANRB Nomor 4 Tahun 2023.
Kunjungan kerja tersebut menjadi wujud komitmen Pemkot Balikpapan dalam mendorong perbaikan berkelanjutan di sektor pelayanan publik agar semakin responsif, efektif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Rombongan Pemkot Balikpapan dipimpin langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud. Dalam sambutannya, Rahmad menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta apresiasi kepada jajaran Pemerintah Kota Pontianak atas sambutan yang hangat dan terbuka.
“Kita bersilaturahmi sekaligus berbagi pengalaman dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujar Rahmad Mas’ud, Jumat (9/1/2026).
Ia menjelaskan, kunjungan kerja ini bertujuan untuk memperoleh informasi, praktik baik, serta pengalaman nyata dari Pemerintah Kota Pontianak yang telah berhasil meraih nilai IPP A- (Sangat Baik). Menurutnya, IPP merupakan instrumen strategis dalam mengukur kualitas pelayanan publik sekaligus menjadi tolok ukur kinerja pemerintah daerah dalam memenuhi ekspektasi masyarakat.
“Saat ini Pemerintah Kota Balikpapan berada pada kategori IPP B (Baik). Ini merupakan modal yang positif, namun kami tidak ingin berhenti di situ. Kami terus berupaya meningkatkan berbagai aspek pelayanan agar dapat mencapai kategori A atau pelayanan prima,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik sejalan dengan Misi RPJMD Kota Balikpapan Tahun 2025–2029. Khususnya misi pertama tentang pembangunan pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat, serta misi kedua terkait pengembangan infrastruktur terpadu yang mampu memenuhi kebutuhan seluruh warga kota.
Pemilihan Kota Pontianak sebagai lokasi pembelajaran dinilai tepat, mengingat karakteristik wilayah yang relatif serupa karena sama-sama berada di Pulau Kalimantan, serta keberhasilan Kota Pontianak dalam menghadirkan inovasi dan pengelolaan pelayanan publik yang efektif.
“Kami berharap diskusi dan pertukaran pengalaman ini dapat berlangsung produktif dan menghasilkan rekomendasi konkret yang bisa diimplementasikan di Kota Balikpapan,” tambahnya.
Sebagai penutup, Rahmad Mas’ud mengungkapkan harapannya agar kolaborasi antardaerah ini tidak berhenti pada kunjungan kerja semata, melainkan berlanjut melalui sinergi berkelanjutan demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.(**)















Discussion about this post