TARAKAN, Fokusborneo.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung rencana pembukaan kembali rute penerbangan internasional di Bandara Internasional Juwata Tarakan.
Segala instrumen pemeriksaan, mulai dari personel hingga perangkat sistem keimigrasian, telah disiagakan untuk melayani penumpang di pintu perbatasan udara tersebut.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan, Okky Setiyawan, menegaskan secara prinsip pihaknya telah melakukan persiapan matang di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Juwata, meski saat ini operasional penerbangan internasional masih menunggu jadwal resmi.
Dalam penjelasannya, Okky merinci skema pemeriksaan yang akan diterapkan. Pihaknya berencana mengoperasikan empat konter pemeriksaan utama untuk menjamin kelancaran arus penumpang yaitu 2 konter pemeriksaan keberangkatan dan 2 konter pemeriksaan kedatangan masing-masing diisi 2 petugas jaga.
Selain itu, juga ada supervisor dan tim teknis perangkat sistem keimigrasian.
”Untuk petugas sudah kami siapkan, termasuk perangkat pemeriksaan keimigrasian. Rencananya akan ada dua konter di keberangkatan dan dua di kedatangan. Tentu didukung juga oleh supervisor dan perangkat pendukung lainnya di lapangan,” ujar Okky Setiyawan, Kamis (15/1/26).
Terkait sarana prasarana, Okky menjelaskan sistem pemeriksaan masuk dan keluar wilayah Indonesia sudah terintegrasi dan siap digunakan. Namun, ia juga menggarisbawahi adanya pembagian otoritas dalam penyiapan fasilitas fisik di area bandara.
”Secara perangkat sistem pemeriksaan, kami sebenarnya sudah siap. Namun untuk penyiapan sarana prasarana fisik secara menyeluruh merupakan ranah otoritas pengelola bandara,” tambahnya.
Keseriusan Imigrasi Tarakan dalam menyambut penerbangan internasional ini, juga telah mendapat pengawasan langsung dari tingkat pusat. Tim dari Direktorat Jenderal Imigrasi dilaporkan telah melakukan monitoring langsung ke Bandara Juwata untuk memastikan standarisasi pemeriksaan.
”Tim dari Direktorat Jenderal Imigrasi juga sudah melakukan monitoring ke bandara di Tarakan dan hasilnya kita sudah siap,” tegas Okky.
Hingga saat ini, pihak Imigrasi terus berkoordinasi dengan otoritas bandara dan pihak terkait sambil menunggu perkembangan informasi mengenai maskapai yang akan mengisi rute internasional tersebut.
Langkah ini diharapkan dapat mendorong kembali konektivitas internasional dan pertumbuhan ekonomi di Kaltara.(*/mt)













Discussion about this post