TANA TIDUNG, Fokusborneo.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tana Tidung (KTT) menegaskan komitmennya dalam memperkuat literasi kelas awal sebagai fondasi kemampuan belajar siswa sekolah dasar. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Program Literasi Kelas Awal yang digelar pada Jumat, 13 Februari 2026, di Ruang Pertemuan Disdikbud KTT.
Kegiatan ini merupakan rangkaian hari kedua Refleksi dan Koordinasi Program Literasi Kelas Awal yang dilaksanakan bersama INOVASI Kalimantan Utara.
Baca Juga
Rakor diawali dengan sambutan Provincial Manager INOVASI Kalimantan Utara, Agus Prayitno. Selanjutnya, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdikbud KTT, Arman Jauhari, S.H., secara resmi membuka kegiatan sekaligus menyampaikan arah kebijakan penguatan literasi di daerah.
Dalam sambutannya, Arman menekankan bahwa literasi pada kelas awal menjadi kunci utama keberhasilan proses belajar siswa di jenjang berikutnya.
“Kami mengapresiasi dukungan INOVASI Kalimantan Utara yang memastikan program ini berjalan terarah dan berdampak langsung di sekolah. Terima kasih juga kepada para fasilitator daerah (Fasda) yang konsisten mendampingi guru-guru SD di Tana Tidung. Pendampingan ini menjadi kunci agar perubahan nyata terjadi di ruang kelas,” ujarnya.
Pada rakor tersebut dipaparkan hasil baseline program, laporan refleksi hari pertama bersama para Fasda, serta dilakukan diskusi dan tanya jawab guna menyelaraskan kebutuhan di lapangan dengan dukungan kebijakan dari pemerintah daerah.
Disdikbud KTT juga menyatakan kesiapan mendukung 10 rekomendasi yang dihimpun dari hasil refleksi. Komitmen keberlanjutan program tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara kesepakatan sebagai bentuk dukungan resmi terhadap penguatan literasi kelas awal.
Kegiatan hari kedua ini melibatkan Plt. Kepala Dinas, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Kepala Seksi GTK beserta staf, Kepala Seksi Kurikulum dan Peserta Didik, pengawas SD, Fasda, serta perwakilan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) dari Gugus Melati, Mawar, Pelangi, Teratai, Dahlia, dan Anggrek. Turut hadir pula tim INOVASI Kalimantan Utara.
Melalui kolaborasi ini, Disdikbud KTT berharap upaya peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan memahami teks pada siswa kelas awal dapat berjalan lebih sistematis dan berkelanjutan, sehingga menjadi fondasi kuat bagi keberhasilan belajar sepanjang hayat.(**)















Discussion about this post