TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Pemerintah Kabupaten Bulungan menggelar pembahasan terkait tata kelola perparkiran dan pengelolaan Pelabuhan Kayan VI di Tanjung Selor, Selasa (24/2/26). Rapat berlangsung di Ruang Rapat Bupati dan dipimpin langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, didampingi Wakil Bupati Kilat, serta dihadiri Dinas Perhubungan dan perangkat daerah terkait.
Dalam rapat terungkap bahwa penerimaan retribusi dari pelabuhan yang melayani aktivitas bongkar muat itu masih belum optimal.
Berdasarkan hasil audiensi sebelumnya dengan pihak ketiga selaku pengelola, skema kerja sama yang diterapkan saat ini menggunakan sistem bagi hasil. Namun, pendapatan bulanan yang diperoleh disebut masih belum mampu menutup biaya operasional, termasuk untuk pembayaran gaji pegawai.
Menanggapi laporan tersebut, Bupati meminta Dinas Perhubungan bersama Inspektorat dan Bagian Hukum untuk segera merumuskan langkah tindak lanjut yang tepat dan sesuai ketentuan. Selain itu, seluruh perangkat daerah terkait diminta memberikan masukan guna mencari solusi terbaik.
“Dengan satu komitmen, tidak mengurangi hak dan kewajiban para pihak,” tegas Bupati dalam rapat tersebut.
Ia menegaskan, dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik pemerintah daerah maupun rekanan harus berkontribusi maksimal untuk mendongkrak penerimaan, termasuk dari sektor retribusi parkir dan layanan kepelabuhanan.
Melalui pembenahan tata kelola, penguatan pengawasan, serta sinergi antarperangkat daerah, Pemkab Bulungan berkomitmen menghadirkan sistem pengelolaan yang lebih transparan, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kontribusi terhadap pembangunan daerah.(Dkip Pemkab Bulungan).














Discussion about this post