TARAKAN, Fokusborneo.com – Ketua Forum Komunikasi Ketua Rukun Tetangga (FKKRT) Kota Tarakan, Rusli Jabba, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum.
Apresiasi ini disampaikan setelah Gubernur secara terbuka menegaskan komitmennya untuk mengupayakan penyaluran bantuan/insentif bagi seluruh Ketua RT secara penuh selama satu tahun pada tahun 2026 ini.
Hal tersebut disampaikan Gubernur dalam acara buka puasa bersama Ketua RT se-Kota Tarakan di Gedung Serbaguna Banhub Kaltara, Jumat (14/3/26).
Rusli Jabba menyambut baik kabar gembira mengenai alokasi anggaran insentif tahun ini. Baginya, keterbukaan Gubernur adalah bentuk transparansi yang sangat dihargai oleh para pengurus RT.
”Kami sangat mengapresiasi Bapak Gubernur. Alhamdulillah, insentif Ketua RT sudah diakomodir dalam anggaran tahun ini. Ini bukti nyata kepedulian beliau terhadap kami yang bertugas di garda terdepan masyarakat,” ujar Rusli Jabba.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Gubernur Zainal juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung terkait penyaluran bantuan tahun 2025 yang tidak bisa diberikan secara penuh satu tahun.
”Mohon maaf untuk bantuan RT tahun 2025 tidak bisa satu tahun, hanya setengah tahun karena banyak anggaran yang dipotong,” jelas Gubernur Zainal.
Namun, untuk tahun 2026, Gubernur memastikan Pemerintah Provinsi Kaltara akan kembali berupaya maksimal agar bantuan tersebut tersalurkan secara utuh selama 12 bulan, menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah yang ada.
Selain insentif, Gubernur Zainal kembali menegaskan janji terkait pengadaan kursi bagi Ketua RT yang hingga kini belum menerimanya.
Menariknya, Gubernur mengungkapkan pengadaan fasilitas ini dilakukan secara kreatif tanpa mengandalkan APBD. Sehingga prosesnya diupayakan secara bertahap.
“Saya tetap ingat, yang belum dapat kursi akan diupayakan. Karena ini tidak menggunakan uang APBD, saya akan selalu usahakan. Janji itu utang,” tegasnya.
Meski agenda ini berlangsung di tengah rangkaian Safari Ramadan yang padat—mulai dari Sembakung, Malinau, hingga Tana Tidung, Gubernur tetap memprioritaskan pertemuan dengan para Ketua RT di Tarakan.
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi FKKRT dan Pemerintah Provinsi untuk mempererat silaturahmi sekaligus memastikan bahwa peran Ketua RT dalam menjaga kerukunan dan keamanan lingkungan terus mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.(*/mt)













Discussion about this post