TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang, terus berupaya memastikan ketersediaan logistik dan mobilitas warga di wilayah perbatasan Krayan tetap terjaga salah satunya dengan lobi-lobi bantuan pesawat militer melalui Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau).
Permintaan tersebut langsung dikabulkan Kasau dengan mengirim pesawat tempur TNI AU CN-235 untuk membantu mobilitas masyarakat serta pengiriman barang kebutuhan pokok ke wilayah perbatasan, khususnya Krayan dan Apau Kayan.
Terbaru, Gubernur mengungkapkan telah kembali bersurat kepada Panglima TNI guna memohon bantuan armada pesawat angkut. Langkah ini diambil menyusul berakhirnya masa tugas pesawat CN-235 yang sebelumnya diperbantukan untuk mengangkut sembako dan penumpang ke wilayah Krayan.
Gubernur menjelaskan bahwa sebelumnya Kaltara sempat mendapatkan slot penerbangan selama empat hari. Namun, karena adanya urusan mendesak di tingkat pusat, masa tugas pesawat tersebut harus dipersingkat.
“Alhamdulillah kita diberi lagi slot untuk pesawat CN-235 untuk mengangkut sembako saudara kita di Krayan dan orang. Kemarin itu sebenarnya empat hari, tetapi karena ada kepentingan yang lebih penting, pesawat ditarik kembali oleh Bapak Kasau ke Jakarta pada tanggal 13 lalu,” ujar Zainal Arifin Paliwang, Jumat (13/3).
Praktis, operasi pengangkutan logistik menggunakan armada TNI tersebut hanya berlangsung efektif pada tanggal 11 dan 12 Maret.
Menyadari pentingnya jalur udara bagi masyarakat Krayan, Gubernur menegaskan tidak akan berhenti berkoordinasi. Pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan Danlanud Anang Busra untuk mengajukan permohonan lanjutan kepada Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau).
“Saya selalu berupaya komunikasi dengan Bapak Danlanud Anang Busra untuk bisa lagi kita memohon bantuan ke Bapak Panglima TNI supaya dapat bantuan lagi mengangkut barang-barang sembako dan orang,” tambahnya.
Meskipun jumlah total muatan (tonase) dan jumlah penumpang yang terangkut secara rinci berada dalam pendataan pihak Lanud, Gubernur memastikan kehadiran pesawat TNI tersebut memberikan dampak besar bagi masyarakat.
“Pasti sangat-sangat membantu. Terima kasih kepada Bapak Panglima TNI, Bapak Kasau, dan Komandan Lanud Anang Busra yang memfasilitasi bantuan pesawat ini,” pungkasnya.
Hingga saat ini, Pemerintah Provinsi Kaltara masih menunggu informasi lanjutan terkait ketersediaan slot armada tambahan guna memastikan kebutuhan pokok di wilayah perbatasan tetap terpenuhi di tengah keterbatasan akses transportasi darat. (**)














Discussion about this post