NUNUKAN, Fokusborneo.com — Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Utara dan Nunukan menyalurkan bantuan bahan pokok dan pangan kepada masyarakat di Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kamis (19/03/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari Berkah Ramadan 1447 H sekaligus bentuk kepedulian menjelang Idul Fitri 1447 H.
Dalam kegiatan tersebut, JMSI Kaltara–Nunukan menyambangi langsung para ibu yang berprofesi sebagai petani sayur dan penjual daun pisang. Kehadiran ini menjadi wujud perhatian terhadap peran perempuan yang tidak hanya mengurus rumah tangga, tetapi juga aktif menopang ekonomi keluarga melalui aktivitas pertanian dan usaha kecil.
Bantuan yang disalurkan berupa bahan pokok dan pangan untuk kebutuhan Idul Fitri, seperti paket sembako dan kebutuhan dapur. Bantuan tersebut tidak hanya berasal dari kontribusi para pengurus JMSI Kalimantan Utara dan Nunukan, tetapi juga mendapat dukungan dari Bulog Tarakan yang turut membawahi wilayah Kabupaten Nunukan.
Ketua JMSI Nunukan, Devy Novellinna, menyampaikan bahwa pilihan menyasar ibu-ibu petani sayur dan penjual daun pisang merupakan bentuk dukungan nyata terhadap gerakan pangan nasional.
“Peran ibu-ibu ini sangat besar. Mereka bukan hanya membantu menyediakan pangan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi keluarga. Itulah alasan kami hadir langsung untuk memberikan dukungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, JMSI ingin memastikan bahwa kegiatan sosial yang dilakukan dapat memberikan manfaat langsung, khususnya bagi kelompok masyarakat yang berperan dalam menjaga ketersediaan pangan di tingkat lokal.
Para ibu penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Bantuan bahan pokok dan pangan tersebut dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan keluarga menjelang Idul Fitri.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat Nunukan.
Ke depan, JMSI Kaltara dan Nunukan berharap kegiatan berbagi bahan pokok dan pangan ini dapat terus dilakukan dan menyasar lebih banyak masyarakat, khususnya para ibu yang berperan dalam ketahanan pangan keluarga.
“Kami berharap dukungan kepada para ibu terus ditingkatkan, karena dari merekalah ketahanan pangan keluarga dan masyarakat dapat terjaga,” tutup Devy Novellinna.
Melalui kegiatan ini, JMSI berharap semangat Ramadan terus menjadi penggerak kepedulian sosial serta memperkuat peran perempuan dalam mendukung ketahanan pangan di daerah. (*/jmsi)














Discussion about this post