TARAKAN, Fokusborneo.com – Dalam rangka menyemarakkan rangkaian kegiatan Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 yakni Festival Iraw Tengkayu XV, Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) akan menyelenggarakan “Lomba Pawai Budaya”.
Acara yang mengusung tema “Bersatu Berdaulat Melindungi dan Mengembangkan Warisan Budaya Iraw Tengkayu di Bumi Paguntaka Tarakan Hibot” ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Pawai budaya tahun ini dirancang sangat meriah dengan memperlombakan berbagai kategori kreativitas, mulai dari Mobil Hias/Truk, Sepeda Hias, hingga Pejalan Kaki. Seluruh kategori ini terbuka untuk berbagai tingkatan, meliputi Sekolah Dasar (SD), SMP/MTs, SMA/SMK/MA, hingga kategori Umum.
Kepala Disbudporapar Kota Tarakan, Agustina, S.E., M.H., menyampaikan kegiatan arak-arakan Padaw Tuju Dulung dan pawai budaya ini merupakan momentum penting dalam menjaga serta melestarikan warisan tradisi lokal.
“Demi menyukseskan gelaran kebudayaan kebanggaan Bumi Paguntaka ini, kami mengundang dan mengharapkan partisipasi aktif dari seluruh instansi, BUMN, swasta, perguruan tinggi, paguyuban, serta komunitas se-Kota Tarakan untuk ikut serta sebagai peserta lomba. Pendaftaran kegiatan ini sepenuhnya gratis tanpa dipungut biaya apa pun. Kami berharap setiap kelompok dapat menampilkan kreativitas terbaiknya dengan tetap menjunjung tinggi asas kesopanan dan budaya masing-masing,” ujar Agustina dalam keterangannya pers rilisnya, Jumat (19/6/26).
Berdasarkan petunjuk teknis panitia, pendaftaran peserta telah dibuka sejak Selasa, 2 Juni hingga Rabu, 1 Juli 2026 di Kantor Disbudporapar Kota Tarakan, Gedung Gadis I Lantai 5, Jalan Jenderal Sudirman.
Setelah masa pendaftaran ditutup, para peserta diwajibkan mengikuti technical meeting yang akan digelar pada Rabu, 1 Juli 2026 pukul 13.00 Wita di Balai Adat Tidung dan Budaya Kota Tarakan.
Pada hari pelaksanaan, pawai akan dimulai (Start) tepat pukul 08.00 Wita dari Stadion Datu Adil. Rute yang akan dilewati para peserta meliputi Jalan Sumatera, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Yos Sudarso, Lingkas Ujung, Jembatan Besi, dan berakhir di Jalan Kusuma Bangsa.
Untuk kelancaran arus lalu lintas dan ketertiban acara, panitia telah menetapkan titik akhir (Finish) yang berbeda bagi setiap kategori peserta.
Peserta jalan kaki tingkat SD dan SMP akan menyudahi rute di Jalan Ki Hajar Dewantara samping Hotel Makmur. Untuk tingkat SMA dan Umum diarahkan finis di Jalan KH. Agus Salim samping Masjid Al-Ma’arif.
Sementara itu, peserta sepeda hias akan finis di Jalan Pangeran Diponegoro Sebengkok, dan kategori mobil hias akan kembali berakhir di Stadion Datu Adil.
Pihak panitia juga mengingatkan para peserta untuk mematuhi aturan baku, seperti larangan menampilkan unsur partai politik serta kewajiban melampirkan fotokopi BPJS Ketenagakerjaan bagi masing-masing personel pawai demi keselamatan bersama selama kegiatan berlangsung.
Para pemenang lomba nantinya akan mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan, piagam, serta trofi penghargaan dari pemerintah daerah.(**)












Discussion about this post