TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Komitmen menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditunjukkan Pemkab Bulungan melalui sidak ke dapur-dapur penyedia makanan di Tanjung Selor, Kamis (25/6). Pemeriksaan difokuskan pada mutu makanan, higienitas dapur, serta sistem pengelolaan limbah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan, H. Risdianto, menegaskan bahwa sidak ini merupakan bagian dari upaya menjaga mutu layanan, khususnya agar makanan yang diberikan kepada pelajar benar-benar layak konsumsi dan sesuai kebutuhan gizi.
Baca Juga
“Seluruh proses kami pantau, mulai dari pengolahan bahan, kondisi dapur, hingga pendistribusian makanan kepada siswa. Termasuk pengelolaan limbah agar tetap ramah lingkungan,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan program MBG tidak hanya ditentukan oleh cakupan penerima, tetapi juga kualitas penyelenggaraan yang harus memenuhi standar keamanan pangan dan kebersihan.
Ia menekankan bahwa makanan yang disajikan harus memenuhi prinsip gizi seimbang, diproses secara higienis, serta terbebas dari potensi kontaminasi.
Dalam kegiatan sidak tersebut, tim turut memeriksa fasilitas penyimpanan bahan makanan, kelayakan peralatan memasak, sistem sanitasi, hingga mekanisme pengelolaan limbah dapur. Evaluasi dan saran perbaikan juga diberikan kepada pengelola guna meningkatkan kualitas layanan.
Risdianto mengingatkan bahwa volume produksi makanan dalam program MBG berpotensi menghasilkan limbah dalam jumlah besar, sehingga pengelola harus memperhatikan tata kelola limbah secara serius.
“Jangan sampai pelaksanaan program ini berdampak negatif bagi lingkungan sekitar. Pengelolaan limbah harus sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Bulungan turut memastikan standar higiene dan sanitasi diterapkan secara konsisten di setiap tahapan pengolahan makanan, guna meminimalisasi risiko gangguan kesehatan bagi para siswa.
Pemkab Bulungan berharap melalui pengawasan rutin ini, seluruh dapur MBG dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Tujuan utama program ini bukan hanya menyediakan makanan, tetapi memastikan kualitasnya benar-benar baik dan bermanfaat bagi anak-anak. Karena itu, pengawasan akan terus kami lakukan,” pungkasnya. (**)















Discussion about this post