Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Ekonomi · 13 Agu 2020 18:18 WITA ·

BLT Untuk Pekerja Rp 600 Ribu, di Kaltara Baru 5.000 Yang Mendaftar


Wira Sirait, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tarakan. foto: fokusborneo.com Perbesar

Wira Sirait, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tarakan. foto: fokusborneo.com

TARAKAN – Pemerintah pusat akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) khusus bagi pekerja dengan upah dibawah Rp 5 Juta dengan syarat harus terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Syarat lainya adalah peserta sudah membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan terakhir pada bulan Juni 2020, jika ada piutang iuran tidak akan mendapatkan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tarakan, Wira Sirait mengatakan, untuk pendaftaran mendapatkan BLT, perusahaan mendaftarkan rekening pekerjanya melalui sistem aplikasi yang namnya sistem informasi pendaftaran peserta (SIPP).

width"450"

“SIPP adalah aplikasi kecil yang ada di kita, disitu nanti nomor rekening karyawan dimasukan dan langsung diupload, dengan begitu data rekening karyawan yang diupload sudah sampai di Jakarta,” jelasnya kepada awak media, Kamis (13/8/2020).

Wira mengatakan, perusahaan mendata karyawan dan mendata rekening karyawan, lalu melakukan upload dengan aplikasi SIPP.

“Jadi perusahaan yang mendaftar tidak bisa pribadi, kami bersurat kepada perusahaan tolong kumpulkan rekening,” katanya.

Data pekerja yang sudah diupload rekeningnya oleh perusahaan ke sistem hingga hari Rabu (12/8/2020) mencapai 5.000 rekening.

Pendaftaran dibuka sejak hari Senin tanggal 10 Agustus 2020, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tarakan menargetkan di Kaltara sekitar 60.000-an pekerja.

“Jangka waktu pemerintah minta seminggu, tinggal dua tiga hari selesai, kita harapkan perusahan aktif, sore, pagi, malam tidak apa-apa karena by sistem,” tuturnya.

Wira tegaskan, BPJS ketengakerjaan hanya diminta untuk mengumpulkan nomor rekening, dalam kesempatan ini pihaknya mengimbau perusahaan untuk mendaftarkan nomor rekening pekerjanya.

“Bank apa saja boleh, semua pekerja baik itu buruh pelabuhan, tenaga honor, kontrak, pekerja pabrik, yang tidak boleh yakni PNS, BUMN, TNI, dan Polri,” imbuhnya.

Pencairan bantuan langsung tunai rencananya bulan September langsung 2 bulan Rp 1,2 Juta, kemudian dilanjutkan bulan November 2 bulan Rp 1,2 Juta. Pencarian langsung masuk ke rekening masing-masing. (wic/iik)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 1,086 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rakor Penanggulangan Inflasi, Antisipasi Menjelang Panen

30 Januari 2023 - 23:19 WITA

Pimpin Ratas, Presiden Minta Jajaran Waspadai Inflasi dan Kenaikan Harga

30 Januari 2023 - 23:11 WITA

LTABI 2022, Komitmen BI untuk Indonesia Maju

30 Januari 2023 - 18:49 WITA

Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Daerah

30 Januari 2023 - 15:32 WITA

Hasan Basri Sampaikan Aspirasi Masyarakat Kaltara Soal LPG 3 KG ke Dirjen Migas

28 Januari 2023 - 13:11 WITA

Komisi 2 DPRD Tarakan Minta Perumda Bisa Berkontribusi PAD Bukan Jadi Beban Pemerintah

26 Januari 2023 - 16:53 WITA

Trending di Ekonomi
error: Alert: Content is protected !!