Menu

Mode Gelap

Daerah · 16 Mei 2024 20:41 WITA ·

Gerak Cepat Pulihkan Kelistrikan Pasca banjir Di Ujoh Bilang, PLN Bentuk tim Khusus Untuk Percepat Penanganan Listrik


					PLN UID Kaltimra menurunkan tim task force dari PLN UP3 Samarinda untuk membantu percepatan pemulihan dan penanganan kelistrikan di Desa Ujoh Bilang Kabupaten Mahulu pasca banjir yang terjadi sejak Selasa (14/05) pukul 17.00 Wita. 
Perbesar

PLN UID Kaltimra menurunkan tim task force dari PLN UP3 Samarinda untuk membantu percepatan pemulihan dan penanganan kelistrikan di Desa Ujoh Bilang Kabupaten Mahulu pasca banjir yang terjadi sejak Selasa (14/05) pukul 17.00 Wita.

SAMARINDA –  PLN UID Kaltimra menurunkan tim task force dari PLN UP3 Samarinda untuk membantu percepatan pemulihan dan penanganan kelistrikan di Desa Ujoh Bilang Kabupaten Mahulu pasca banjir yang terjadi sejak Selasa (14/05) pukul 17.00 Wita.

Manajer UP3 Samarinda Hendra Irawan Menjelaskan sejak air mulai meluap dari sisi hulu Long Pahangai dan Apari Tim kami yang ada di Melak langsung gerak cepat untuk melakukan pengamanan kelistrikan untuk menghindari potensi bahaya short dan kesetrum dengan mematikan gardu gardu listrik dibeberapa titik yang terdampak banjir.

width"300"
width"300"

“Sesaat setelah kejadian tim kami langsung melokalisir gardu gardu dan aset kelistrikan kami yang berada di titik rawan terdampak awal banjir untuk segera diamankan agar tidak menjadi potensi bahya baik bagi masyarakat sekitar,” ujar Hendra.

width"300"

Hendra juga menjelaskan dirinya sudah menurunkan tim gabungan dari samarinda yang dibentuk khusus untuk menangani permasalahan kelistrikan akibat bencana yang terjadi di Ujoh Bilang.

“Saat ini kondisi kelistrikan di Kabupaten Mahulu masih dipadamkan mengingat kondisi air yang masih meluap dan ada Tiga PLTD kami yang tenggelam, oleh karena itu kami menurunkan tim task force yang terdiri dari gabungan teman – teman PLN group yang ada di Samarinda dan Melak untuk bisa memantau lebih intens jam per jam nya sehingga ketika ada kondisi – kondisi yang perlu penanganan lebih dapat segera termonitor, begitu juga jika kondisi sudah mulai membaik dan memungkinkan untuk melakukan penormalan maka tim dapat bergerak cepat untuk memulihkan kelistrikan yang ada di Ujoh Bilang,” pungkas Hendra.

Ditempat terpisah General Manager PLN UID Kaltimra Agung Murdifi menjelaskan safety merupakan hal yang dikedepankan PLN saat terjadi kondisi bencana disuatu daerah.

width"300"

“Saat terjadi kondisi bencana seperti banjir ini yang pertama kami lakukan tentunya mengamankan keselamatan masyakrakat sekitar dari potensi bahaya listrik. Oleh karena itu saat banjir terjadi setelah gardu gardu dan aseet kelistrikan kami amankan dahulu selanjutnya akan turun tim K3 kami tyang datang kerumah rumah warga untuk menghimbau mengamankan perlatan listrik dirumahnya sehingga saat penormalan kelistrikan bisa berlangsung dengan lancar,” ujar Agung.

width"400"

Agung juga berharap kondisi banjir yang menimpa Desa Ujoh Bilang dapat segera surut dan kondisi kelistrikan disana dapat kembali normal sepertui semula.

width"400"

“Tentunya petugas kami sudah melakukan yang terbaik untuk mempercepat pemulihan dan kami juga sudah menyiagakan petugas di beberapa titik sehingga saat banjir mulai surut petugas kami dengan sigap bisa segera menormalkan kelistrikan disana secara bertahap,” tambah Agung.(**/ADV)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 16 kali

blank badge-check

Redaksi

blank blank blank blank
Baca Lainnya

Pemkab Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2023

24 Juni 2024 - 20:55 WITA

blank

Coklit Perdana di Rumdin Wali Kota, Bustan : Saya Sudah Warga Tarakan

24 Juni 2024 - 20:36 WITA

blank

Deddy Sitorus Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kaltara Seiring Pembangunan PSN

24 Juni 2024 - 19:03 WITA

blank

Puluhan Warga Karang Anyar Tertipu Sumbangan Agustusan

24 Juni 2024 - 18:09 WITA

blank

Gubernur Buka Pelantikan DPW-ADI Kaltara 2024-2029, Dorong Inovasi Pendidikan

24 Juni 2024 - 16:23 WITA

blank

Pemerintah Bahas Percepatan Rehabilitasi Mangrove

24 Juni 2024 - 13:36 WITA

blank
Trending di Daerah