• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Ekonomi

Dampak dan Pengaruh Pilkada Serentak Terhadap Ekonomi

by Redaksi
11/12/2024
in Ekonomi, Politik
A A
Dampak dan Pengaruh Pilkada Serentak Terhadap Ekonomi

Pendidikan pemilih yang digagas Komisi II DPR RI dengan KPU RI di Kota Tarakan. Foto : Fokusborneo.com

TARAKAN – Pemilihan serentak yang dilaksanakan di Kalimantan Utara (Kaltara) merupakan momentum penting dalam proses demokrasi. Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ini, juga memberikan dampak signifikan terhadap ekonomi di daerah.

Hal itu, disampaikan Pengamat Ekonomi Dr. Ana Sriekaningsih dalam sosialisasi dan pendidikan pemilih tahap kedua dalam rangka persiapan dan pasca pemilihan tahun 2024 di Hotel Duta, Kota Tarakan, Rabu (11/12/24). Perlu diketahui, kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi antara Anggota Komisi II DPR RI Deddy Sitorus dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Baca Juga

​Meriahnya Jalan Sehat Karang Rejo Bareng Barokah, Walikota Titip Pesan Penting

Ketua DPRD Tarakan Muhammad Yunus Bersama Istri Menghadiri Penutupan Pekan Kebudayaan Daerah 

Satu Suara, DPRD Tarakan dan Ormas Bersatu Tolak LGBT

Cegah LGBT, Bapemperda DPRD Tarakan Dorong Perwali Jangka Pendek dan Perda di 2027

Ana mengatakan meskipun pelaksanaan pemilihan masih ada beberapa catatan perlu dievaluasi, tidak hanya menyangkut hasil pemilihan, tetapi juga proses, partisipasi, dan dampaknya bagi masyarakat serta ekonomi.

“Pilkada ini, sebenarnya memberikan dampak yang signifikan terhadap ekonomi di daerah, termasuk Kaltara. Selama pemilu, pemerintah daerah mungkin meningkatkan belanja publik untuk infrastruktur dan pelayanan guna menarik suara,” katanya.

Pembangunan infrastruktur, dijelaskan Ana diantaranya jalan, jembatan, dan fasilitas publik lainnya, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Begitu juga pemimpin yang terpilih, dapat membawa kebijakan baru yang berdampak pada sektor-sektor tertentu, seperti pertambangan, perkebunan, dan pariwisata.

“Kebijakan ini bisa menciptakan peluang baru atau, sebaliknya, menimbulkan tantangan bagi pelaku ekonomi,” ujarnya.

Proses pemilu, sebut Ana sering kali disertai dengan ketidakpastian, yang dapat mengakibatkan perusahaan menunda investasi. Perubahan kebijakan atau ketidakpastian mengenai kepemimpinan baru dapat mempengaruhi kepercayaan pasar.

“Pemilu serentak dapat memperkuat hubungan sosial di antara masyarakat, namun juga bisa menimbulkan polarisasi atau konflik jika tidak dikelola dengan baik. Akibatnya stabilitas sosial berdampak langsung pada aktivitas ekonomi, dengan masyarakat yang lebih kohesif cenderung lebih mendukung pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.

Kegiatan kampanye selama pemilihan, kata Ana juga dapat meningkatkan permintaan untuk produk dan layanan lokal, serta memberi dorongan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini bisa menciptakan lapangan kerja dan memperkuat basis ekonomi lokal.

Pemilu yang efektif, dijelaskannya juga mempromosikan pengawasan dan akuntabilitas dari para pemimpin. Pemerintah yang lebih akuntabel, dapat mendorong praktek-praktek ekonomi yang lebih baik dan mengurangi korupsi.

“Ini juga merupakan faktor penting dalam pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Dampak pemilu juga akan terlihat dalam jangka panjang melalui kebijakan yang diambil oleh pemimpin terpilih. Kebijakan tersebut, ditambahnya bisa berfokus pada pembangunan berkelanjutan, penguatan ekonomi lokal, dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Pada akhirnya dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Kaltara,” pungkasnya.

Pemilu serentak memiliki potensi dampak yang luas terhadap ekonomi Kaltara, baik positif maupun negatif. Begitu juga manfaat maksimum dari pemilu ini, akan tergantung pada pelaksanaan yang baik.

“Itu lah pentingnya partisipasi masyarakat, sehingga jika orang yang terpilih orang baik maka kebijakan yang diambil oleh pemimpin terpilih pasti akan memastikan pertumbuhan dan pembangunan yang berkelanjutan,” pesanya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPR RI Deddy Sitorus menyampaikan Komisi II DPR RI memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa pemilihan 2024 berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi, dengan fokus pada efektivitas penyelenggaraan, partisipasi masyarakat, dan transparansi hasil pemilihan.

Salah satu pesan utama dalam sosialisasi ini adalah tentang bahaya politik uang dalam proses pemilihan. Deddy menegaskan pemimpin yang dipilih bukan karena kepintaran atau pengalaman, tetapi karena uang, tidak akan memperhatikan kepentingan rakyat.

Pemimpin seperti ini, menurutnya, hanya akan fokus untuk mengembalikan uang yang digunakan untuk membeli suara, bukannya menyelesaikan persoalan masyarakat.

“Jika kita memilih pemimpin dengan cara yang salah, kita akan kehilangan hak kita untuk mengelola persoalan-persoalan rakyat, seperti jalan rusak, pendidikan, atau bantuan sosial,” pesannya.

Politisi PDIP itu menekankan masyarakat telah memilih pemimpin dengan cara politik uang, mereka tidak akan bisa menuntut pertanggungjawaban, karena hubungan antara pemilih dan yang dipilih sudah terputus.

“Masyarakat hanya akan bertemu pemimpin mereka lima tahun sekali, dan itu tidak adil,” tegas Deddy.(**)

Tags: Ana SriekaningsihDeddy SitorusDPR RIHeadlineKomisi II DPR RIKPUKPU Provinsi KaltaraKPU RI

Berita Lainnya

​Meriahnya Jalan Sehat Karang Rejo Bareng Barokah, Walikota Titip Pesan Penting
Daerah

​Meriahnya Jalan Sehat Karang Rejo Bareng Barokah, Walikota Titip Pesan Penting

25 Agustus 2026 08:34
Ketua DPRD Tarakan Muhammad Yunus Bersama Istri Menghadiri Penutupan Pekan Kebudayaan Daerah 
Parlemen

Ketua DPRD Tarakan Muhammad Yunus Bersama Istri Menghadiri Penutupan Pekan Kebudayaan Daerah 

25 Agustus 2026 00:17
Satu Suara, DPRD Tarakan dan Ormas Bersatu Tolak LGBT
Parlemen

Satu Suara, DPRD Tarakan dan Ormas Bersatu Tolak LGBT

24 Agustus 2026 21:17
Cegah LGBT, Bapemperda DPRD Tarakan Dorong Perwali Jangka Pendek dan Perda di 2027
Parlemen

Cegah LGBT, Bapemperda DPRD Tarakan Dorong Perwali Jangka Pendek dan Perda di 2027

24 Agustus 2026 19:58
Daerah

Gebyar KADIN Expo 2K26 Resmi Dibuka, Dorong UMKM Bulungan Naik Kelas

24 Agustus 2026 12:27
48 Pecatur Adu Strategi di Turnamen Kemerdekaan, Muhammad Nasir Dorong Lahirnya Atlet Catur Berprestasi dari Nunukan
Olah Raga

48 Pecatur Adu Strategi di Turnamen Kemerdekaan, Muhammad Nasir Dorong Lahirnya Atlet Catur Berprestasi dari Nunukan

24 Agustus 2026 09:36
Next Post

Patroli Ditsamapta Polda Kaltara Pastikan Harkamtibmas Pasca Pilkada 2024

DPPR Kota Balikpapan Gelar Sosialisasi Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Tahun 2024 - 2043

Polri Akan Gelar Apel Kasatwil 2024 Hari Ini, Fokus Wujudkan Keamanan Dalam Negeri

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Pembangunan Yonif TP 922/Upun Taka di Tana Tidung Segera Dimulai, Diawali Prosesi Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswa Tarakan Harumkan Kaltara di O2SN Nasional, Disdik Beri Apresiasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cegah Bahaya Kebakaran Batubara, Wali Kota Tarakan Tutup Sementara Jalan Pantai Amal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soliditas TNI–Polri Jaga Perbatasan RI–Malaysia, Kapolda Kaltara Sambangi Satgas Pamtas Yonarmed 4/Parahyangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Selumit Pantai Berharap Herman Hamid Perjuangan Pengaspalan Jalan dan Perbaikan Jembatan di Pesisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

​Meriahnya Jalan Sehat Karang Rejo Bareng Barokah, Walikota Titip Pesan Penting

​Meriahnya Jalan Sehat Karang Rejo Bareng Barokah, Walikota Titip Pesan Penting

25 Agustus 2026 08:34
Ketua DPRD Tarakan Muhammad Yunus Bersama Istri Menghadiri Penutupan Pekan Kebudayaan Daerah 

Ketua DPRD Tarakan Muhammad Yunus Bersama Istri Menghadiri Penutupan Pekan Kebudayaan Daerah 

25 Agustus 2026 00:17
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP