• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Nasional

Presiden: Beban Administratif Membuat Guru Tak Fokus Kegiatan Belajar-mengajar

by Redaksi
3 April 2020 16:04
in Nasional, Pendidikan
A A
Presiden: Beban Administratif Membuat Guru Tak Fokus Kegiatan Belajar-mengajar

Ditiadakannya Ujian Nasional (UN) 2020 untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan melindungi keselamatan serta kesehatan siswa dan orang tua menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional.

Saat memimpin rapat terbatas melalui telekonferensi yang digelar pada Jumat, 3 April 2020, dari Istana Merdeka, Jakarta, Presiden Joko Widodo mengacu pada survei PISA (Programme for International Student Assessment) yang dapat digunakan untuk mulai melakukan evaluasi tersebut.

Baca Juga

Alifudin Ajak Guru di Tarakan Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Empat Pilar

Jaga Kedaulatan di Beranda Depan, Alifudin Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada Masyarakat Nunukan

Menkopolkam RI Tinjau IKN, Apresiasi Progres dan Kesiapan Infrastruktur Kawasan Nusantara

Hasan Basri Desak Pemerintah Mediasi Konflik Global dan Jaga Ketahanan Energi

“Indonesia telah ikut dalam survei PISA selama tujuh putaran sejak tahun 2000 hingga 2018. Survei PISA menunjukkan bahwa sistem pendidikan Indonesia telah berubah menjadi lebih inklusif, terbuka, dan meluas aksesnya selama 18 tahun terakhir,” ujarnya.

Berdasarkan laporan yang diterima Presiden, dalam survei yang digelar pada 2018 dan menjadi salah satu rujukan dalam menilai kualitas pendidikan di dunia tersebut, Indonesia setidaknya memiliki tiga persoalan di dunia pendidikan yang mesti diatasi. Pertama, ialah mengenai besarnya persentase murid berprestasi rendah.

Presiden mengatakan bahwa sebenarnya pemerintah Indonesia berhasil meningkatkan akses bagi anak berusia 15 tahun terhadap sistem pendidikan sejak beberapa waktu terakhir. Namun, Kepala Negara menilai bahwa upaya yang dilakukan harus dapat dipacu lebih jauh.

“Jadi masih diperlukan upaya lebih besar agar target siswa berprestasi rendah ditekan hingga berada di kisaran 15 sampai 20 persen di 2030,” kata Presiden.

Selain itu, dua persoalan lainnya yang dapat ditemui dalam survei tersebut ialah mengenai tingginya persentase siswa untuk mengulang kelas, yakni sebesar 16 persen yang 5 persen lebih tinggi dibanding rata-rata di negara anggota OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development), dan tingginya tingkat ketidakhadiran siswa di kelas.

“Karena itu, mengacu pada hasil survei PISA, diperlukan langkah-langkah perbaikan yang menyeluruh baik aspek peraturan, regulasi, masalah anggaran, masalah infrastruktur, masalah manajemen sekolah, maupun masalah kualitas dan beban administratif guru,” tuturnya.

Presiden juga menyinggung soal besarnya beban administratif yang mesti diemban oleh guru-guru. Padahal, semestinya kerja para guru lebih terfokus pada kegiatan belajar-mengajar untuk mengetahui potensi dan mengembangkan kemampuan para siswa peserta didiknya.

“Jadi guru tidak fokus pada kegiatan belajar-mengajar tetapi lebih banyak dipakai untuk hal-hal yang berkaitan dengan administrasi. Ini tolong digarisbawahi,” ucapnya.

Sementara aspek lain yang juga mesti dijadikan perhatian ialah perbaikan dalam proses belajar-mengajar, terutama dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, serta perbaikan lingkungan belajar siswa, termasuk motivasi belajar dan menekan tindakan perundungan di sekolah.

“Hasil survei PISA dan evaluasi UN juga menyebut, terdapat dukungan yang kuat antara kondisi sosial-ekonomi siswa dengan capaian hasil UN atau skor nilai PISA,” ujarnya mengakhiri arahan rapat terbatas. (**/Redaksi)

Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Tags: borneoCovid-19FokusfokusborneoGURUNasionalPresiden RI

Berita Lainnya

Jaga Kedaulatan di Beranda Depan, Alifudin Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada Masyarakat Nunukan
Nasional

Alifudin Ajak Guru di Tarakan Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Empat Pilar

4 Maret 2026 08:42
Jaga Kedaulatan di Beranda Depan, Alifudin Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada Masyarakat Nunukan
Nasional

Jaga Kedaulatan di Beranda Depan, Alifudin Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada Masyarakat Nunukan

4 Maret 2026 06:42
IKN

Menkopolkam RI Tinjau IKN, Apresiasi Progres dan Kesiapan Infrastruktur Kawasan Nusantara

3 Maret 2026 21:03
Polemik Pertalite ‘Dioplos’ Jadi Pertamax, Ini Tanggapan Hasan Basri
Nasional

Hasan Basri Desak Pemerintah Mediasi Konflik Global dan Jaga Ketahanan Energi

3 Maret 2026 13:38
Kondisi SMK 4 Tarakan Memprihatinkan, DPRD Kaltara Dorong Pembangunan Gedung 3 Lantai Skema Multiyears
Parlemen

Kondisi SMK 4 Tarakan Memprihatinkan, DPRD Kaltara Dorong Pembangunan Gedung 3 Lantai Skema Multiyears

2 Maret 2026 20:00
Temukan Ketidaksesuaian Gizi di Menu MBG, DPRD Kaltara Rekomendasikan Ada Sanksi Tegas
Parlemen

Temukan Ketidaksesuaian Gizi di Menu MBG, DPRD Kaltara Rekomendasikan Ada Sanksi Tegas

2 Maret 2026 17:35
Next Post
Hasil Patungan, Anggota DPRD Kaltara Sumbang Suplemen dan Vitamin untuk Petugas Medis

Hasil Patungan, Anggota DPRD Kaltara Sumbang Suplemen dan Vitamin untuk Petugas Medis

Dari Upaya Mencegah Covid-19

Dari Upaya Mencegah Covid-19

Dandim Berharap, Produksi Hand Soap Buatan Kodim 0907/Trk Bisa Dilanjutkan Semua Pihak

Dandim Berharap, Produksi Hand Soap Buatan Kodim 0907/Trk Bisa Dilanjutkan Semua Pihak

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Penyesuaian Anggaran, 361 Tenaga Non-ASN DLH Tarakan Resmi Dialihdayakan

    Penyesuaian Anggaran, 361 Tenaga Non-ASN DLH Tarakan Resmi Dialihdayakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Putus Total, Polresta Bulungan Arahkan Jalur Alternatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bertemu Menteri PKP, Gubernur Kaltara Berhasil Perjuangkan 2.000 Unit Rumah Subsidi untuk Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecewa Kualitas Menu MBG, Komisi IV DPRD Kaltara Sidak ke SMAN 1 Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ke Tarakan, Ini Agenda Ustadz Hanan Attaki Lc

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Temukan Gizi Rendah, Ruman Tumbo Minta Program MBG Diaudit

Temukan Gizi Rendah, Ruman Tumbo Minta Program MBG Diaudit

5 Maret 2026 09:38
Raperda Pengarusutamaan Gender Kaltara Segera Masuk Tahap Harmonisasi ke Kemenkumham

Raperda Pengarusutamaan Gender Kaltara Segera Masuk Tahap Harmonisasi ke Kemenkumham

5 Maret 2026 08:17
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP