• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Nasional

Senator Hasan Basri Soroti Darurat Bencana dan Carut-Marut Konflik Lahan di Kalimantan-Sulawesi

by Redaksi
15 Januari 2026 08:19
in Nasional, Parlemen, Politik
A A
0

​JAKARTA, Fokusborneo.com – Anggota DPD RI asal Kalimantan Utara (Kaltara), H. Hasan Basri, M.H., menyampaikan laporan pengawasan undang-undang yang bersifat krusial dalam Sidang Paripurna DPD RI di Gedung Nusantara V, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/26).

​Dalam kapasitasnya mewakili Sub Wilayah Timur I membawahi 9 provinsi di Kalimantan dan Sulawesi, Hasan Basri memberikan rapor merah terhadap tata kelola lingkungan dan agraria yang dinilai kian mengkhawatirkan.

Baca Juga

Menteri PU: Investor Jangan Ragu, Pembangunan IKN Terus Berjalan

Hasan Basri Suarakan Aspirasi Sub Wilayah Timur I dalam Sidang Paripurna DPD RI

Terima Laporan OIKN, Presiden Prabowo Tekankan Percepatan Pembangunan IKN

Sekjen Demokrat Herman Khaeron Boyong Rombongan DPP Ke Kaltara, Tekankan Pentingnya Soliditas  

Hasan Basri menegaskan implementasi UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana di daerah masih sangat lemah. Ia menyebut wilayah Kalimantan dan Sulawesi kini berada dalam kondisi darurat akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi terus-menerus.

​”Kami menemukan kenyataan pahit di lapangan. Sistem peringatan dini bencana bahkan belum menjangkau tingkat desa, dan banyak daerah belum memiliki infrastruktur pengendali yang memadai. Ini adalah bukti nyata lemahnya daya dukung tata ruang kita,” tegas Hasan Basri.

​Ia juga menyoroti buruknya sistem drainase yang memicu kerusakan jalan serta pemukiman warga, yang memperparah dampak banjir rob dan tanah longsor di berbagai titik strategis.

​​Selain masalah bencana, persoalan tanah menjadi isu paling sensitif yang dilaporkan. Hasan menyoroti maraknya konflik agraria yang dipicu ekspansi masif industri pertambangan dan perkebunan sawit.

Hasan mendesak pengawasan ketat terhadap UU Nomor 41 Tahun 2009 untuk menghentikan laju alih fungsi lahan pertanian pangan berkelanjutan yang kian terhimpit oleh kepentingan korporasi.

Persoalan lainnya, laju deforestasi yang tinggi serta tumpang tindih perizinan lahan dilaporkan kerap meminggirkan masyarakat adat dan penegakan hukum di sektor kehutanan dinilai masih tebang pilih.

“Sehingga ini menyebabkan konflik antara masyarakat lokal dengan pemegang konsesi tambang dan sawit terus meningkat, mengancam kedaulatan lahan milik rakyat,” tegasnya.

​​Menyikapi kondisi tersebut, Ketua PURT DPD RI ini menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis yang harus segera dieksekusi Pemerintah Pusat diantaranya mendesak Kementerian PU untuk memprioritaskan normalisasi sungai di wilayah rawan bencana guna mengendalikan banjir.

Rekomendasi berikutnya memperketat regulasi agar lahan pertanian tidak terus-menerus dikonversi menjadi lahan industri atau tambang. Serta mengevaluasi kembali izin-izin industri yang merusak keseimbangan ekologis dan memicu bencana alam.

​”Kehadiran kami di sini adalah amanah masyarakat. Kami tidak ingin kebijakan nasional hanya manis di atas kertas, sementara rakyat di daerah terus menjadi korban bencana dan kehilangan hak atas tanah mereka,” pungkas Hasan Basri.(*/mt)

Tags: BencanaDPD RIHasan BasriHeadlineKetua PURT DPD RIKonflik AgrariaSenator Kaltara
ShareTweetSendShareSend

Berita Lainnya

Menteri PU: Investor Jangan Ragu, Pembangunan IKN Terus Berjalan
IKN

Menteri PU: Investor Jangan Ragu, Pembangunan IKN Terus Berjalan

14 Januari 2026 15:28
Hasan Basri Suarakan Aspirasi Sub Wilayah Timur I dalam Sidang Paripurna DPD RI
Nasional

Hasan Basri Suarakan Aspirasi Sub Wilayah Timur I dalam Sidang Paripurna DPD RI

14 Januari 2026 14:24
IKN

Terima Laporan OIKN, Presiden Prabowo Tekankan Percepatan Pembangunan IKN

14 Januari 2026 07:21
Politik

Sekjen Demokrat Herman Khaeron Boyong Rombongan DPP Ke Kaltara, Tekankan Pentingnya Soliditas  

14 Januari 2026 07:15
Politik

Rakerda Demokrat Kaltara Resmi Digelar, Yansen TP Tegaskan Strategi Pemenangan Pemilu 

14 Januari 2026 07:09
Presiden Prabowo Resmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Senilai Rp123 Triliun di Kalimantan Timur
Energi

Presiden Prabowo Resmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Senilai Rp123 Triliun di Kalimantan Timur

14 Januari 2026 07:05

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Disdik Tana Tidung Sosialisasikan SPMB, Istilah Baru Pengganti PPDB

    SK Paruh Waktu Diserahkan Februari, Ratusan Tenaga Kerja Kembali Aktif di Tana Tidung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KM Logistik Nusantara V Resmi Layani Tol Laut Tarakan Januari Ini, Layani Rute Surabaya 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Karyawan PT Intraca Menuntut Penyatuan Saldo BPJS Ketenagakerjaan Akhirnya Ada Titik Temu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjaga Paru-Paru Tarakan, Tantangan KPH di Tengah Maraknya Perambahan dan Pemukiman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Senator Hasan Basri Soroti Darurat Bencana dan Carut-Marut Konflik Lahan di Kalimantan-Sulawesi

15 Januari 2026 08:19

Kebakaran Hanguskan 3 Rumah dan Lamin Adat di Desa Long Peso 

14 Januari 2026 21:44
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP