MALINAU, Fokusborneo.com – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Muhammad Nasir, menghadiri peluncuran (launching) Logo dan Maskot Resmi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kaltara Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Malinau, Senin (14/9/26).
Rangkaian acara diawali dengan senam bersama yang diikuti oleh Bupati Malinau, Wakil Bupati Malinau, Ketua KONI Kaltara H. Muhammad Nasir, jajaran Forkopimda, serta masyarakat umum.
Acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan menikmati hidangan jajanan yang telah disediakan panitia di lokasi kegiatan.
Kegiatan peluncuran logo dan maskot ini, diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) sekaligus memperkenalkan identitas visual resmi Porprov II Kaltara 2026.
Logo dan maskot tersebut melambangkan nilai-nilai filosofis dari semangat sportivitas, persatuan, prestasi, dan kebanggaan masyarakat Kaltara.
Ketua KONI Provinsi Kaltara, H. Muhammad Nasir, menegaskan secara keseluruhan kesiapan ajang multi-event olahraga terbesar se-Kaltara ini terus dimatangkan dan sudah berjalan dengan sangat baik.
Ia menyampaikan ajang Porprov II Kaltara mendatang akan mempertandingkan sebanyak 48 cabang olahraga (cabor) resmi, ditambah dengan 2 cabor eksibisi, yakni mini soccer dan Orado.
Mengenai kesiapan venue pertandingan di Kabupaten Malinau sebagai tuan rumah, Nasir juga menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltara menyebutkan kesiapannya secara umum telah mencapai 90 persen. Venue tersebut dirancang siap untuk menampung kapasitas sekitar 50 cabor yang dipertandingkan.
Porprov II Kaltara diproyeksikan akan diikuti lebih dari 1.000 atlet dan ofisial yang berasal dari lima kabupaten/kota se-Kaltara. Proses seleksi atlet diserahkan penuh kepada pengurus daerah (Pengkab/Pengkot) dan KONI kabupaten/kota setempat sesuai dengan anggaran daerah masing-masing.
Lebih lanjut, Muhammad Nasir berharap Porprov II ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi biasa, tetapi menjadi sarana pembinaan
berkesinambungan dan ajang uji tanding atlet daerah guna menyongsong kejuaraan nasional tingkat lanjut, seperti Pra-PON 2027 dan PON 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) – Nusa Tenggara Timur (NTT).
”Harapan kita, Porprov ini menjadi kebanggaan Kaltara. Ke depannya, atlet-atlet kita bisa terus meningkatkan prestasi dan mengikuti uji tanding di luar daerah sebagai persiapan menghadapi Pra-PON 2027 dan PON 2028,” ungkapnya.
Saat ini, rangkaian persiapan teknis seperti pendaftaran atlet by name by address tengah berjalan. Pembukaan Porprov II Kaltara sendiri dijadwalkan bakal berlangsung mulai 10 November 2026 mendatang dan akan berlangsung selama kurang lebih 10 hari.(*/mt)












Discussion about this post