• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Opini

The Power of “ Alam”

by Redaksi
20 Juli 2021 00:39
in Opini
A A
The Power of “ Alam”

Yhonanda Harsono, S, Si, M.M Dosen Universitas Pamulang. Foto : Istimewa

0
VIEWS

Alasan penulis ingin mengangkat tentang alam yaitu karena beberapa bulan ini pandemic semakin meningkat bahkan sudah hampir jalan dua tahun negara kita bahkan seluruh dunia mengalami pandemic yang tak kunjung selesai, hal ini yang melatarbelakangi penulis ingin membuat sebuah tulisan mengenai kekuatan Alam yang selama ini tidak kita sadari dapat memberikan obat yang sangat mujarab bagi manusia. Menurut hasil penelitian beberapa ilmuwan, salah satunya yaitu seorang peneliti bernama Ming Kuo dari University of Illinois, Amerika serikat pernah melakukan penelitian dan melakukan analisis terhadap setiap penelitian sebelumnya guna menemukan jawaban manfaat alam bagi kesehatan dan hasil penelitiannya berkesimpulan bahwa hubungan tersebut sangat jelas bahwa hubungan alam dengan kesehatan terletak pada sistem kekebalan tubuh manusia.

Makalahnya yang berjudul “How might contact with nature promote human health? Promising mechanisms and a possible central pathway“, diterbitkan di jurnal Frontiers in Psychology. Dalam makalah tersebut, Kuo menemukan sebanyak 21 jalur kemungkinan hubungan antara alam dengan Kesehatan, dua dari 21 jalur hubungan tersebut terkait erat dengan sistem kekebalan tubuh manusia. Alam menyediakan multivitamin, nutrisi bagi tubuh manusia dan hasilnya, melindungi seseorang dari berbagai jenis penyakit fisik serta mental. Selama beberapa tahun terakhir, para peneliti telah menegaskan bahwa berada di alam sangat baik bagi kesehatan mental dan fisik seseorang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan seseorang di alam terbuka memiliki hubungan erat, positif dengan kesehatan mental. Demikian pula dengan ketahanan fisik lebih kuat. Sebaliknya, mereka yang tinggal di tempat dengan ruang hijau kecil, sedikit, akan memiliki risiko lebih tinggi terserang penyakit. Penyakit tersebut antara lain depresi, kecemasan, defisit perhatian / hyperactivity disorder (ADHD), kanker, diabetes.

Baca Juga

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!

Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas

QRIS: Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi di Pelabuhan Speed Boat

Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL

Bagaimana sistem kekebalan tubuh mendapatkan manfaat alam tersebut?. Salah satu caranya adalah bahwa tubuh beralih dari mode “melawan” menjadi mode “beristirahat dan mencerna”. Ketika seseorang merasa nyaman dan aman tidak terpaku pada suatu masalah maka tubuh akan menginvestasikan lebih banyak energi, sumber daya terhadap sistem kekebalan tubuh, daripada membuang semua energi yang berharga tersebut. Berada di alam juga memiliki kualitas yang melekat untuk peningkatan kekebalan tubuh, seperti suplai vitamin D dari sinar matahari, ion negatif, phytoncides (senyawa anti-mikroba berasal dari tanaman), mycobacterium vaccae (bakteri “baik” di dalam tanah). Pernyataan tersebut bukanlah sebuah karangan penulis tapi berdasarkan riset seorang peneliti, jadi disini penulis ingin mengupas tentang The power of Alam bahwa alam ternyata memiliki banyak manfaat bagi Kesehatan dan kekebalan tubuh manusia dan ini bukan isapan jempol belaka.

Lalu bagaimana hubunganya dengan pandemic sekarang ini, jadi penulis ingin memberikan sebuah cara bagaimana kita bisa mendapatkan manfaat alam untuk menghadapi masa-masa kritis kesehatan sekarang ini dimana kegiatan semua masyarakat diwajibkan sebagian besar dilakukan dirumah dari berkerja, sekolah, beribadah sampai aktivitas olahraga pun sebisa mungkin dilakukan dirumah. Bagaimana caranya mendapatkan manfaat alam yang baik saat kegiatan banyak dilakukan dirumah ini, tidak peduli apakah seseorang di laut, mendaki gunung melakukan petualangan, atau hanya ke kebun belakang rumah, paling penting adalah seseorang menghabiskan banyak waktu di alam.

Jika seseorang tidak memiliki akses ke fasilitas yang sungguh-sungguh alami, maka keluar rumah sekedar untuk berjalan-jalan di taman, duduk di bawah pohon atau meletakkan kaki telanjang di tanah sudah cukup memperoleh manfaat alam bagi yang bersangkutan, sekedar menghirup oksigen di waktu pagi hari setelah waktu shubuh juga bisa memberikan sedikit kesegaran otak yang seharian penuh kemarin melakukan kegiatan dirumah saja. Memiliki ikan hias di di akuarium, juga dapat meningkatkan kesehatan mental manusia, bahkan hanya sekedar melakukan aktivitas berkebun dirumah sendiri atau hanya sekedar menikmati vitamin D yang gratis dari sang pencipta sudah memberikan tubuh kita mendapatkan manfaat alam. Ini merupakan obat paling mujarab untuk tubuh kita selain asupan makanan yang bergizi dan vitamin tambahan.

Menghubungkan diri dengan alam, lingkungan adalah kebutuhan dasar manusia. Memberikan manfaat kesehatan yang sangat besar bagi tubuh dan pikiran. Cobalah hidup ramah lingkungan, hidup sehat tidak harus mahal bukan? Dengan demikian, kerusakan hutan, pencemaran lingkungan akan memberikan efek negatif bagi manusia, baik secara psikologis, psikis, ekonomi jangka panjang. Jadi menurut penulis kegiatan yang dilakukan didalam rumah justru akan berdampak fisik kita akan mudah Lelah, karena tubuh kita hanya melakukan aktivitas berbaring dan duduk-duduk saja, ditambah pula penggunaan ponsel dan laptop atau  computer yang memberikan radiasi terus menerus membuat tubuh mudah Lelah. Selain itu kita hanya di fokuskan pada berita-berita di televisi yang membuat pikiran kita semakin takut dan panik, ini justru yang membuat kesehatan dan kekebalan tubuh manusia berkurang,

Sekarang cobalah mendekat dengan alam, berbaiklah dengan alam, berdamailah dengan alam sekitar sekecil apapun itu, baik hanya sekedar menikmati vitamin D gratis alias matahari, oksigen gratis di pagi hari dan tumbuhan gratis yang bisa akita temui di beberapa taman sekitar kita, refreshkan pikiran dan tubuh kita dengan udara bebas tanpa terfokus dengan berita televisi dan berita duka yang begitu meningkat, buatlah sebahagia mungkin pikiran kita walaupun hanya sekedar menikmati pemandangan disekitar kita, buat pikiran seceria dan senyaman mungkin maka kesehatan dan kekebalan tubuh kita bisa stabil dan kuat.

Itulah yang dimaksud The Power of Alam, tidak perlu mahal untuk mendapatkan manfaat alam, mendapatkan obat yang mujarab untuk Kesehatan dan kekebalan tubuh kita, jika kita berdamai dan ramah dengan alam maka alam semesta akan ramah dan damai dengan kita, buat vibrasi positif maka yang muncul dipikiran kita juga hal yang positif, mari kita mulai dari diri sendiri supaya kita bisa sebagai salah satu makhluk yang bisa memanfaatkan alam sebagai obat Kesehatan untuk diri kita sendiri, sehingga bisa menularkan ke kekeluarga, saudara bahkan tetangga sekitar. Salam sehat dari penulis semoga tulisan ini bisa bermanfaat dan semoga kita semua sehat selalu serta semoga pandemic segera berakhir dan alam semesta semakin menampakkan senyumnya untuk kita semua.

Oleh : Yhonanda Harsono, S, Si, M.M

( Dosen Universitas Pamulang)

Tags: Jurnal InternasionalJurnal NasionalKemendikbudThe Power of AlamUniversitas PamulangYhonanda Harsono

Berita Lainnya

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!
Ekonomi

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!

27 Januari 2026 22:53
Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas
Opini

Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas

22 Januari 2026 05:50
QRIS: Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi di Pelabuhan Speed Boat
Ekonomi

QRIS: Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi di Pelabuhan Speed Boat

21 Januari 2026 20:26
Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL
Ekonomi

Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL

11 Januari 2026 19:22
Mikroprudensial sebagai Jangkar Pertumbuhan Ekonomi: Meningkatkan Inklusi Keuangan Melalui Peran E-Wallet
Ekonomi

Mikroprudensial sebagai Jangkar Pertumbuhan Ekonomi: Meningkatkan Inklusi Keuangan Melalui Peran E-Wallet

8 Januari 2026 11:42
Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy
Opini

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

6 Januari 2026 15:27
Next Post

Presiden Maknai Iduladha sebagai Momentum Penguatan Solidaritas Bangsa

Ingatkan Prokes, Babinsa Tarakan Tengah Tertibkan Pengunjung dan Pedagang Pasar

Presiden: Butuh Kepemimpinan yang Kuat di Lapangan untuk Hadapi Pandemi Ini

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Karantina Kaltim Gagalkan Penyelundupan 2.865 Burung Asal Sulawesi di Pelabuhan Semayang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karantina Kaltim Musnahkan Ribuan Bangkai Burung Hasil Penyelundupan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Zidane, Mahasiswa Kedokteran UBT dari Perbatasan Tembus Ketatnya Beasiswa Sobat Bumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Ekor Buaya di Embung Persemaian Berhasil Ditangkap, Diduga Masih Ada Predator Lain Berkeliaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mubes VII PDKT di IKN, Wagub Kaltara Tekankan Persatuan dan Budaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Dandim 0907/Tarakan Dukung Aktivitas Prajurit Lewat Sepatu Aerobik

29 Januari 2026 06:39
Ketua DPRD Kaltara Dorong Implementasi Nyata MoU Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Ketua DPRD Kaltara Dorong Implementasi Nyata MoU Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

28 Januari 2026 22:48
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP