• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Opini

Ramadhan, Kepemimpinan, serta Fenomena Musibah di Kaltara: Ujian bagi Pemimpin

by Redaksi
23 Februari 2025 12:51
in Opini
A A
Ramadhan, Kepemimpinan, serta Fenomena Musibah di Kaltara: Ujian bagi Pemimpin

Dr. Syamsuddin Arfah, M.Si Anggota DPRD Provinsi Kaltara

0
VIEWS

Dr. Syamsuddin Arfah, M.Si
(Anggota DPRD Provinsi Kaltara)

Baru saja kita menyaksikan pelantikan kepala daerah yang berlangsung serentak di Indonesia dan dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, pada hari kamis tanggal 20 Februari 2025, dan di lanjutkan dengan kegiatan retret oleh Kemendagri di Akmil Magelang.

Baca Juga

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!

Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas

QRIS: Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi di Pelabuhan Speed Boat

Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL

Selain itu umat islam akan melaksanakan puasa ramadhan 1446 H, pada tanggal 1 Maret 2025. Kedua peristiwa ini akan kita korelasikan dalam sudut pandang ramadhan dan kepemimpinan.

Bulan Ramadhan bukan hanya soal ibadah, tetapi juga momen refleksi bagi pemimpin dalam mengelola daerahnya. Musibah speed boat terbalik, tanah longsor akibat curah hujan tinggi, banjir, dan kebakaran yang terjadi di Kalimantan Utara (Kaltara) adalah peringatan besar.

Di tengah fenomena nasional seperti ucapan kontroversial pemimpin, demonstrasi, dan proyek pembangunan yang menuai kritik, Kaltara pun dihadapkan pada persoalan nyata yang menyangkut nyawa rakyatnya. Apakah pemimpin daerah sudah benar-benar bertindak sesuai dengan nilai-nilai Ramadhan yang mengajarkan tanggung jawab, kepedulian, dan keadilan?

1. Speed Boat Terbalik: Keselamatan atau Kelalaian?

Tragedi speed boat terbalik di perairan Kaltara yang merenggut korban jiwa harus menjadi peringatan serius. Transportasi air adalah nadi utama bagi masyarakat pesisir dan pedalaman Kaltara, namun apakah keselamatan benar-benar jadi prioritas?

Allah berfirman dalam QS. Al-Maidah: 32, bahwa menyelamatkan satu nyawa sama dengan menyelamatkan seluruh manusia. Jika keselamatan transportasi laut masih diabaikan, berarti ada kelalaian sistemik yang dibiarkan.

Yang harus dilakukan pemimpin:
✅ Evaluasi ketat regulasi transportasi laut.
✅ Pastikan speed boat memiliki standar keselamatan yang baik.
✅ Peningkatan fasilitas dermaga dan jalur transportasi alternatif.

2. Tanah Longsor: Musibah atau Kesalahan Manusia?

Curah hujan tinggi sering kali menyebabkan tanah longsor di beberapa wilayah Kaltara, terutama daerah berbukit dan sekitar sungai. Namun, apakah ini murni bencana alam atau ada unsur kesalahan manusia dalam tata kelola lingkungan?

Allah mengingatkan dalam QS. Ar-Rum: 41, bahwa kerusakan di bumi terjadi karena ulah manusia sendiri. Jika eksploitasi alam berlebihan dan perencanaan pembangunan tidak memperhitungkan risiko lingkungan, maka musibah seperti longsor bukan lagi sekadar ujian, tapi akibat dari kebijakan yang salah.

Yang harus dilakukan pemimpin:
✅ Penghentian eksploitasi lahan yang merusak ekosistem.
✅ Reboisasi dan penguatan kawasan rawan longsor.
✅ Pengawasan proyek pembangunan agar tidak merusak alam.

3. Banjir di Kaltara: Solusi atau Sekadar Normalisasi?

Setiap tahun, banjir selalu menjadi masalah besar di Tarakan dan beberapa wilayah lain di Kaltara. Penyebabnya tidak hanya karena curah hujan tinggi, tetapi juga buruknya sistem drainase, penebangan hutan, dan proyek pembangunan yang kurang memperhitungkan aspek lingkungan.

QS. Al-Baqarah: 205 menggambarkan bagaimana manusia sering merusak bumi dengan alasan pembangunan, tetapi akhirnya menyebabkan bencana. Jika pemimpin tidak memiliki visi jangka panjang dalam penanganan banjir, maka masalah ini akan terus berulang setiap tahun.

Yang harus dilakukan pemimpin:
✅ Pembangunan drainase berbasis ekologi, bukan sekadar normalisasi sungai.
✅ Pencegahan alih fungsi lahan yang tidak terkendali.
✅ Perbaikan tata ruang kota yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim.

4. Kebakaran: Tragedi yang Seharusnya Bisa Dicegah

Baru-baru ini, beberapa daerah di Kaltara mengalami kebakaran hebat yang menghanguskan pemukiman dan lahan. Penyebabnya bisa beragam: arus pendek listrik, kelalaian manusia, atau pembukaan lahan dengan cara membakar.

Allah berfirman dalam QS. Al-An’am: 141, bahwa kita harus menjaga bumi dan tidak berlebihan dalam mengeksploitasi alam. Jika kebakaran terjadi berulang kali, artinya ada pengabaian serius dalam sistem mitigasi dan penegakan hukum.

Yang harus dilakukan pemimpin:
✅ Penyediaan sistem pemadam kebakaran yang lebih efektif.
✅ Peningkatan sosialisasi pencegahan kebakaran di pemukiman dan hutan.
✅ Sanksi tegas bagi pelaku pembakaran lahan ilegal.

Kesimpulan: Ramadhan, Ujian bagi Pemimpin Kaltara

Musibah yang terjadi di Kaltara bukan sekadar cobaan, tetapi peringatan agar pemimpin lebih serius dalam menjalankan tanggung jawabnya.

✅ Speed boat terbalik → Perbaiki standar keselamatan transportasi air.
✅ Tanah longsor → Perbaiki tata kelola lingkungan dan pengawasan pembangunan.
✅ Banjir → Bangun infrastruktur yang ramah lingkungan.
✅Kebakaran → Perkuat sistem mitigasi dan penegakan hukum.

Ramadhan adalah waktu untuk muhasabah—bukan hanya untuk rakyat, tetapi terutama bagi para pemimpin. Jika bencana terus terjadi tanpa ada solusi nyata, berarti ada kegagalan kepemimpinan yang harus diperbaiki!

Kaltara butuh pemimpin yang bertindak dengan hati, berlogika dengan tindakan yang efektif!

Tags: Anggota DPRD Provinsi KaltaraBulan PuasaHeadlineKaltararamadhanSyamsuddin Arfah

Berita Lainnya

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!
Ekonomi

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!

27 Januari 2026 22:53
Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas
Opini

Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas

22 Januari 2026 05:50
QRIS: Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi di Pelabuhan Speed Boat
Ekonomi

QRIS: Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi di Pelabuhan Speed Boat

21 Januari 2026 20:26
Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL
Ekonomi

Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL

11 Januari 2026 19:22
Mikroprudensial sebagai Jangkar Pertumbuhan Ekonomi: Meningkatkan Inklusi Keuangan Melalui Peran E-Wallet
Ekonomi

Mikroprudensial sebagai Jangkar Pertumbuhan Ekonomi: Meningkatkan Inklusi Keuangan Melalui Peran E-Wallet

8 Januari 2026 11:42
Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy
Opini

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

6 Januari 2026 15:27
Next Post

Usai Dilantik Presiden, Wakil Bupati Sabri Mulai Berdinas Besok

Wujudkan Hunian Lebih Layak Bagi Warga, TMMD Tarakan Kedepankan Kualitas

Apel Pagi, Bangun Semangat Personel TMMD Tarakan Kebut Pengerjaan Sasaran Fisik

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Karantina Kaltim Gagalkan Penyelundupan 2.865 Burung Asal Sulawesi di Pelabuhan Semayang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karantina Kaltim Musnahkan Ribuan Bangkai Burung Hasil Penyelundupan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Zidane, Mahasiswa Kedokteran UBT dari Perbatasan Tembus Ketatnya Beasiswa Sobat Bumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mubes VII PDKT di IKN, Wagub Kaltara Tekankan Persatuan dan Budaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aksi Penipuan Catut Nama Bupati Tana Tidung, Masyarakat Diminta Hati-Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Siswa Pesisir Tanjung Pasir Belum Dapat MBG, DPRD Tarakan Tuntut Pemerataan

Siswa Pesisir Tanjung Pasir Belum Dapat MBG, DPRD Tarakan Tuntut Pemerataan

31 Januari 2026 13:58
Ditsamapta Polda Kaltara Sigap Padamkan Kebakaran Ruko dan Kios Warga

Ditsamapta Polda Kaltara Sigap Padamkan Kebakaran Ruko dan Kios Warga

31 Januari 2026 10:21
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP