TARAKAN, Fokusborneo.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Tarakan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 dengan nuansa sederhana dan penuh kepedulian, Selasa (9/9/25).
Perayaan yang berpusat di Restoran Royal Crown ini, juga menjadi momentum bagi Partai Demokrat Tarakan untuk menegaskan komitmen mereka dalam mengawal 20 program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Tarakan, Herman Hamid, menyatakan perayaan HUT kali ini diselenggarakan secara sederhana sesuai dengan arahan dari pusat.
“Instruksi langsung dari ketua umum adalah mengadakan perayaan sesederhana mungkin, sebagai bentuk empati terhadap kondisi masyarakat Indonesia saat ini,” ujar Herman Hamid.
Sebagai bagian dari perayaan, Partai Demokrat membagikan total 500 paket sembako dan memberikan santunan kepada 22 anak yatim piatu. Sebagian besar anak yatim tersebut merupakan binaan DPC Demokrat Tarakan, sementara paket sembako disalurkan kepada konstituen dan simpatisan setia partai.
Dalam perayaan tersebut, Herman Hamid menekankan Demokrat Tarakan siap menjalankan pesan penting dari Ketua Umum dan Ketua DPD Provinsi untuk selalu peka terhadap masyarakat.

Ia juga memastikan seluruh kader dan fraksi di DPRD Tarakan akan mengawal setiap aspirasi masyarakat.
“Yang tidak kalah penting adalah menjaga lisan, agar tidak menyinggung masyarakat Tarakan,” tambahnya.
Herman juga menegaskan komitmen partainya untuk mengawal 20 program prioritas yang dicanangkan oleh Walikota dan Wakil Walikota Tarakan, Khairul-Ibnu Saud.
Menurutnya, hal ini menjadi bentuk dukungan nyata Partai Demokrat dalam menyukseskan visi dan misi pembangunan Kota Tarakan.
Perayaan HUT ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Walikota Tarakan Ibnu Saud, Ketua DPC PKB Kota Tarakan Ahmad Usman, dan Ketua DPC PPP Kota Tarakan Muhammad Hatta, serta anggota DPRD dari Partai Demokrat se-Kaltara dan seluruh kader serta sayap partai.(Mt)














Discussion about this post