TARAKAN, Fokusborneo.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Perumda Air Minum atau PDAM Tirta Alam Kota Tarakan berlangsung khidmat namun merakyat.
Di tengah suasana prihatin atas bencana di berbagai daerah, puncak peringatan tahun ini digelar dengan konsep sederhana namun sarat makna di halaman kantor PDAM, Kampung Bugis, Sabtu (3/1/26).
Ketua DPRD Kota Tarakan, Muhammad Yunus, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan catatan positif terhadap transformasi signifikan yang dialami PDAM selama beberapa tahun terakhir.
Politisi Gerindra itu menekankan PDAM Tarakan kini bukan sekadar penyedia air, melainkan perusahaan daerah yang sehat secara finansial dan inovatif dalam infrastruktur.
Muhammad Yunus menyoroti keberhasilan PDAM Tirta Alam dalam membenahi manajemen internal hingga mampu menyetorkan dividen kepada pemerintah daerah.
”Kita patut berbangga, PDAM Tirta Alam kini telah bertransformasi menjadi Perumda yang sehat. Tidak hanya memberikan pelayanan publik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui setoran dividen. Ini adalah bukti tata kelola perusahaan yang transparan dan profesional,” ujar Yunus di sela-sela acara yang dimeriahkan seni tradisional Kuda Lumping Turonggo Seto tersebut.
Selain sisi finansial, Muhammad Yunus secara khusus mengapresiasi keberhasilan proyek pemasangan pipa induk yang menghubungkan langsung ke daerah Selumit Pantai. Proyek di Jalan Kusuma Bangsa ini, dianggap sebagai standar baru pembangunan di Tarakan.
Ketua DPRD memuji penggunaan teknologi Horizontal Directional Drilling (HDD) atau bor horizontal bawah tanah yang dinilai sangat efisien.
”Pemasangan pipa menuju Selumit ini adalah lompatan besar. Selain memangkas anggaran hingga miliaran rupiah karena efisiensi teknologi, metode ini tidak merusak fasilitas umum. Jalan tidak perlu dibongkar, sehingga infrastruktur kita tetap terjaga dan masyarakat tidak terganggu aktivitasnya,” tegasnya.
Pembaruan pipa induk ini memang mendesak dilakukan untuk meningkatkan kapasitas air bersih bagi masyarakat, mengingat pipa lama sudah tidak memadai untuk melayani lonjakan jumlah pelanggan.
Acara yang turut dihadiri Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, dan jajaran Forkopimda ini sengaja dikemas secara santai. Penampilan seni Kuda Lumping menjadi daya tarik tersendiri yang mendekatkan pihak manajemen dengan masyarakat sekitar.
”Semoga di usia ke-26 ini, PDAM Tirta Alam semakin maju dan terus meningkatkan kualitas pelayanan. Fokus kita tetap satu, memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi secara berkelanjutan dan merata hingga ke pelosok Tarakan,” pungkas Muhammad Yunus.(*/mt)















Discussion about this post