TARAKAN. Fokusborneo.com – DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) resmi menetapkan skala prioritas legislasi di awal tahun anggaran 2026.
Melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus), lembaga legislatif ini menargetkan pembahasan delapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dapat rampung sepenuhnya dalam kurun waktu satu semester ke depan.
Langkah ini merupakan fase pertama dari target ambisius DPRD Provinsi Kaltara untuk merampungkan total 16 regulasi daerah sepanjang tahun ini.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltara, Muddain, menyebutkan delapan draf yang tengah digodok tersebut merupakan kombinasi dari usulan eksekutif dan inisiatif dewan.
”Dari delapan Ranperda yang masuk tahap awal ini, empat di antaranya adalah inisiatif kami di DPRD, sementara empat lainnya merupakan usulan dari Pemerintah Provinsi. Semuanya wajib melalui mekanisme pansus terlebih dahulu sebelum masuk ke pembahasan yang lebih mendalam,” jelas Muddain, Jumat (6/2/26)
Untuk memastikan efektivitas kerja, DPRD Kaltara membagi tugas secara merata ke seluruh alat kelengkapan dewan. Empat komisi yang ada masing-masing akan mengawal dua Ranperda dengan tenggat waktu penyelesaian hingga pertengahan tahun.
Politisi Demokrat menambahkan pihaknya telah menyerahkan peta jalan kerja kepada Badan Musyawarah (Banmus) sebagai komitmen transparansi dan ketepatan waktu.
”Susunan personel pansus sudah kita rampungkan hari ini. Kami juga telah menyerahkan jadwal kerja enam bulan ke depan kepada Banmus agar seluruh proses legislasi ini berjalan sesuai rel yang telah ditentukan,” tambahnya.
Jika berjalan sesuai jadwal, seluruh draf tahap pertama ini diharapkan selesai pada Juli 2026. Keberhasilan target tersebut akan menjadi penentu bagi pembahasan delapan Ranperda berikutnya yang sudah mengantre untuk dibahas di semester kedua.
Proses selanjutnya akan difokuskan pada penguatan struktur internal dan legalitas melalui Surat Keputusan (SK) Pansus, yang kemudian diikuti dengan rapat koordinasi bersama alat kelengkapan dewan lainnya.
”Rencana kerja yang kita susun dalam rapat nanti bakal menjadi acuan utama bagi DPRD Kaltara. Ini penting agar kinerja kami selama setengah tahun ke depan tetap fokus dan membuahkan hasil yang maksimal bagi masyarakat,” tutupnya.(*/mt)















Discussion about this post