BANTEN, Fokusborneo.com – Garam di laut, asam digunung. Bertemu di Merak, Banten. Itulah dua misi kemanusiaan PDI Perjuangan. Bus kesehatan keliling bersatu dengan Kapal Rumah Sakit Terapung Laksamana Malahayati.
Dua misi ini menggelar pengobatan gratis di Jeti PT Lingga Perdana, Jalan Raya Suralaya, Pulorida, Merak Banten.
“Kegiatan ini atas perintah Ibu Megawati Soekarno Putri. Tidak boleh ada rakyat yang sakit. Kita harus datangi rakyat dari laut mau pun darat,” ujar Ketua DPP Bidang Kesehatan PDI Perjuangan.
Seperti diketahui, Kapal RS Terapung Malahayati baru selesai menjalani misi kemanusiaan bencana di Sumatera. Kapal ini hampir dua bulan berlayar. Mendatangi daerah-daerah yang terdampak bencana.
Sedang dua bus klinik berjalan asal Kaltara, juga melakukan misi kemanusiaan di darat. Dimulai di Karawang dan Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Lantas dilanjutkan melakukan pengobatan massal di 8 Kabupaten/Kota Provinsi Banten.
“PDI Perjuangan terus bergerak jauh sebelum kampanye. Tidak seperti yang lain, mereka baru turun menjelang kampanye,” tegasnya.
Hingga titik terakhir di Kota Tangerang total sudah 3.825 pasien yang telah dilayani bus klinik berjalan.
Rekor pasien terbanyak masih di pegang Kabupaten Serang. Pengobatan yang berada kawasan industri Cikande itu hampir mencapai 400 pasien.
Rencananya, selama bulan Ramadhan klinik bus keliling tetap menggelar pengobatan massal. Dijadwalkan, usai Banten, misi kemanusiaan menuju Kabupaten Sukabumi.
Ribka Tjiptaning mengungkapkan, operasional bus kesehatan keliling tetap membuka praktik selama ramadhan. Targetnya warga yang berada di pesisir pantai.
“Saya sudah dapat restu dari Ibu Ketua Umum. Bahkan kita akan turun memberikan pelayanan saat arus mudik dan balik lebaran. Kita sedang bahas titiknya dimana. Yang jelas bus ini akan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin mudik ke kampung halaman,” uangkap politik yang kerap disapa Mbak Ning itu.
Ditempat terpisah, Deddy Sitorus anggota DPR RI asal Kaltara mengaku sudah berkomunikasi dengan Ribka Tjiptaning.
“Saya sudah diskusi dengan Mbak Ning. Pokoknya selama bus kesehatan keliling ini masih dibutuhkan rakyat, silahkan dipergunakan,” ungkapnya.(Pai)















Discussion about this post