TARAKAN, Fokusborneo.com – Ketua DPRD Kota Tarakan, Muhammad Yunus, menegaskan komitmen legislatif dalam mengawal stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Hal ini disampaikannya usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Wali Kota Tarakan, Khairul, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Jumat (13/3/26).
Kegiatan yang berlangsung di sejumlah pasar tradisional ini melibatkan instansi lintas sektor, mulai dari Bank Indonesia, BPS, Balai POM, Karantina, Perum Bulog, hingga dinas-dinas terkait di lingkungan Pemkot Tarakan.
Muhammad Yunus mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan TPID dalam memantau langsung kondisi di lapangan. Menurutnya, kehadiran berbagai instansi seperti Bulog dan Balai POM sangat krusial untuk menjamin dua hal: kuantitas stok dan kualitas keamanan pangan.
”Kehadiran berbagai instansi hari ini bertujuan untuk memantau secara langsung perkembangan harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat di lapangan,” ujar Muhammad Yunus.
Politisi Gerindra itu juga menekankan DPRD akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi di hari besar keagamaan. Ia memastikan bahwa pemantauan tidak hanya berhenti pada sidak kali ini saja.
”Pemerintah Kota Tarakan bersama TPID akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga menjelang Hari Raya Idulfitri,” tambahnya.
Langkah preventif ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi masyarakat Tarakan dalam menyambut Lebaran tanpa harus khawatir akan kelangkaan barang maupun kenaikan harga yang tidak terkendali.(*/mt)













Discussion about this post