NUNUKAN, Fokusborneo.com – Pelaksanaan PKS Ramadan Fest 2026 yang diinisiasi oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kabupaten Nunukan sukses menuai pujian.
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Muhammad Nasir, S.Pi., M.M., menilai ajang ini merupakan langkah nyata dalam memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat positif di bulan suci.
Apresiasi tersebut disampaikan Nasir saat menghadiri seremoni penutupan sekaligus penyerahan hadiah bagi para jawara lomba rebana dan videografi di Sekretariat PKS Nunukan, Rabu (11/3/26).
Nasir menekankan tema “Senandung Syiar dalam Bingkai Ramadan” yang diangkat panitia memiliki makna mendalam.
Menurutnya, acara ini bukan sekadar perlombaan mencari pemenang, melainkan sarana dakwah yang dikemas melalui seni dan kreativitas modern.
”Saya melihat antusiasme yang luar biasa, terutama dari kalangan perempuan dan ibu-ibu majelis taklim. Ini adalah panggung yang tepat bagi mereka untuk membuktikan bahwa kreativitas tidak memiliki batas, bahkan dalam balutan kegiatan keagamaan,” ujar Nasir.
Politisi dari Fraksi PKS ini juga menyoroti besarnya potensi grup rebana di perbatasan Nunukan yang perlu terus dibina. Ia berharap ke depan, skala kegiatan ini bisa diperluas untuk merangkul lebih banyak komunitas seni lokal.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, Nasir menegaskan komitmennya untuk terus menyokong kegiatan yang berdampak langsung pada kohesi sosial dan pemberdayaan perempuan.
”Kegiatan semacam ini mempererat ukhuwah kita semua. Saya pribadi akan terus mengawal dan mendukung penuh agenda yang memberi kesempatan luas bagi kaum perempuan untuk berkontribusi dalam syiar Islam di tengah masyarakat,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketua DPD PKS Nunukan, M. Rusdi, menjelaskan bahwa Ramadan Fest telah menjadi agenda konsisten partai selama tiga tahun terakhir. Hal ini dilakukan untuk memastikan Ramadan tidak hanya diisi dengan ibadah ritual, tetapi juga pengembangan kapasitas sosial masyarakat.
”Target kami adalah menjadikan ini sebagai tradisi kreativitas di Nunukan. Kami berharap di tahun-tahun mendatang, pelaksanaannya jauh lebih semarak dan mampu menjaring partisipasi masyarakat yang lebih luas lagi,” pungkas Rusdi.
Acara ditutup dengan penyerahan piala dan uang pembinaan kepada para pemenang yang tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sejak awal Ramadan.(**)














Discussion about this post