TARAKAN, Fokusborneo.com – Area wisata Pantai Amal menjadi sasaran kegiatan pembersihan yang dilakukan Babinsa Koramil 0907/01 Tarakan Timur bersama warga dan sejumlah elemen masyarakat, Sabtu (17/1/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan pesisir Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, dengan melibatkan Babinsa, warga setempat, serta relawan lingkungan.
Pembersihan difokuskan pada penanganan sampah plastik, sampah rumah tangga, rumput liar, serta berbagai jenis limbah yang terbawa arus laut dan menumpuk di sepanjang garis pantai.
Babinsa Koramil 0907/01 Tarakan Timur, Sertu Hariadi, mengatakan kegiatan pembersihan pantai dilakukan sebagai bagian dari kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, terutama di kawasan pesisir yang memiliki fungsi sebagai wilayah pemukiman sekaligus destinasi wisata.
“Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kebersihan Pantai Amal agar tetap nyaman bagi masyarakat dan pengunjung, sekaligus mencegah dampak negatif sampah terhadap lingkungan pesisir,” kata Sertu Hariadi.
Ia menambahkan, kebersihan pantai tidak bisa hanya mengandalkan petugas atau aparat, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan warga menjadi kunci utama agar kebersihan lingkungan dapat terjaga secara berkelanjutan.
“Kami berharap masyarakat semakin peduli dan tidak membuang sampah sembarangan, karena pantai ini adalah ruang bersama yang harus dijaga,” ujarnya.
Selain membersihkan sampah, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada warga tentang pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga agar tidak berakhir di laut.
Sampah-sampah yang terkumpul selanjutnya dikumpulkan dan dibuang ke tempat pembuangan yang telah disiapkan.
Warga Kelurahan Pantai Amal menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang aktif mendampingi masyarakat dalam kegiatan sosial dan lingkungan.
Mereka menilai kegiatan ini mendorong kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan pantai.
Salah satu warga Pantai Amal, Rahman, mengatakan kegiatan pembersihan pantai sangat membantu warga dan berdampak langsung pada kondisi lingkungan.
“Kalau kegiatan seperti ini sering dilakukan, pantai jadi lebih bersih dan kami juga jadi lebih sadar untuk menjaga lingkungan,” katanya. (*/rs)















Discussion about this post