BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur mengambil langkah nyata dalam mendukung kebijakan strategis nasional melalui program revitalisasi jembatan di berbagai wilayah pelosok. Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait percepatan perbaikan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, mendukung mobilitas masyarakat, sekaligus memperlancar aktivitas perekonomian di daerah terpencil.
Baca Juga
Program perbaikan dan penguatan jembatan dilaksanakan di sejumlah titik strategis yang tersebar di lima kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Lokasinya meliputi jembatan di Desa Suliliran dan Desa Panjang, Kabupaten Paser; Desa Sri Raharja, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara; serta jembatan di Kelurahan Damai RT 25, Kota Balikpapan.
Revitalisasi juga dilakukan di Desa Engkuni Pasek, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, serta di Desa Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau.
Dalam pelaksanaannya, personel Satbrimob Polda Kaltim turut bekerja sama dengan masyarakat setempat melalui semangat gotong royong. Kehadiran personel baret biru di lapangan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga membawa misi kemanusiaan dan pembangunan fisik untuk memastikan akses transportasi masyarakat kembali aman dan layak digunakan.
Dengan dukungan peralatan yang memadai, tim Brimob melakukan perbaikan pada struktur jembatan yang mengalami kerusakan. Infrastruktur tersebut memiliki peran vital sebagai penghubung akses pendidikan, layanan kesehatan, serta jalur distribusi hasil pertanian masyarakat desa.
Revitalisasi jembatan ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang sebelumnya terkendala akibat rusaknya akses penyeberangan. Jembatan-jembatan tersebut menjadi jalur utama bagi pelajar menuju sekolah serta bagi para petani dalam mengangkut hasil bumi ke pasar.
Dengan selesainya perbaikan tersebut, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, efisiensi waktu dan biaya perjalanan meningkat, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan pemerataan kesejahteraan.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”.
“Revitalisasi jembatan ini merupakan respons cepat kami terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto. Kami memahami bahwa infrastruktur yang baik menjadi kunci kesejahteraan masyarakat. Brimob tidak hanya hadir saat terjadi konflik atau bencana, tetapi juga dalam mendukung percepatan pembangunan di berbagai pelosok Kalimantan Timur,” ujar Andy Rifai.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan yang telah diperbaiki agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kehadiran kami untuk memastikan tidak ada masyarakat yang terisolasi karena kendala infrastruktur. Mari kita jaga bersama hasil pembangunan ini demi masa depan generasi mendatang dan kemajuan bangsa,” pungkasnya.(**)
Sumber : Humas Satbrimob Polda Kaltim















Discussion about this post