TANA TIDUNG , Fokusborneo.com – Komandan Kodim 0914/Tana Tidung, Letkol Arm Florensius Ferdian Ricarda , menyambut kedatangan personel Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 922/Upun Taka di wilayah Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara.
Kedatangan para prajurit tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat dalam pembentukan Batalion Teritorial Pembangunan di berbagai daerah di Indonesia, sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
Baca Juga
Dandim menjelaskan, pada tahap awal sekitar 500 prajurit akan ditempatkan di wilayah Tana Tidung dan Malinau. Namun kedatangan personel dilakukan secara bertahap.
“Untuk tahap awal direncanakan sekitar 500 personel. Pada gelombang pertama yang datang sekitar 200 orang dan akan terus bertambah secara bertahap,” ujarnya.
Menurutnya, para prajurit tersebut merupakan lulusan pendidikan TNI Angkatan Darat tahun 2025 yang baru menyelesaikan pendidikan dasar militer dan pembekalan keterampilan pendukung pembangunan.
Selain kemampuan militer dasar, mereka juga dibekali keterampilan di berbagai bidang seperti pertanian, perkebunan, konstruksi, hingga kesehatan.
“Selain kemampuan militer, mereka juga dibekali keterampilan dasar pembangunan seperti pertanian, perkebunan, konstruksi, dan kesehatan sehingga dapat membantu program pembangunan di daerah,” jelasnya.
Sementara menunggu pembangunan markas batalion selesai, para prajurit untuk sementara ditempatkan di marshaling area yang berada di kawasan Pasar Betayau, Kabupaten Tana Tidung.
Lokasi tersebut dipinjam dari pemerintah daerah untuk digunakan sebagai tempat penampungan sementara selama kurang lebih dua tahun.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan mendapat izin untuk menggunakan bangunan pasar yang tidak terpakai sebagai tempat penampungan sementara,” katanya.
Untuk menunjang kebutuhan prajurit, pihak Kodim juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas dasar seperti tempat tidur bertingkat, kamar mandi, serta toilet di lokasi tersebut.
Dandim menambahkan, batalion yang akan dibentuk di wilayah Tana Tidung ini nantinya bernama Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 922/Upun Taka, yang diambil dari semboyan daerah setempat.
Keberadaan batalion tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga mampu membantu pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan, terutama di sektor ketahanan pangan.
“Konsepnya adalah Batalion Teritorial Pembangunan. Artinya mereka hadir untuk membantu pembangunan wilayah, seperti mendukung program pertanian, perkebunan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan,” jelasnya.
Ia menilai keberadaan prajurit muda tersebut dapat menjadi tenaga tambahan yang membantu program pembangunan daerah, terutama di sektor pertanian yang saat ini banyak dikerjakan oleh tenaga kerja berusia lanjut.
“Dengan adanya tenaga muda ini diharapkan dapat membantu mendukung program pembangunan di daerah, termasuk penguatan ketahanan pangan,” pungkasnya.(**)
















Discussion about this post