TARAKAN – Kepolisian Resor (Polres) Tarakan menggelar apel kesiapan pengamanan malam takbir dan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Jumat (20/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan rangkaian ibadah dan perayaan hari kemenangan di Kota Tarakan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S. Manik, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiagakan total 305 personel gabungan dari berbagai instansi terkait untuk mengawal jalannya malam takbiran.
Dalam arahannya, Kapolres menjelaskan bahwa fokus utama malam ini adalah menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keamanan di jalur-jalur utama. Sebanyak 139 persimpangan jalan akan dijaga ketat oleh petugas untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan yang mengikuti pawai malam takbir serta menjaga ketertiban masyarakat.
Pada hari yang sama (20/3), Polres Tarakan juga telah sukses melaksanakan pengamanan Shalat Idul Fitri bagi warga Muhammadiyah di 7 titik (4 masjid dan 3 lapangan) dengan total 40 petugas dikerahkan.
“Kegiatan berjalan aman dan lancar, meski sempat diwarnai guyuran hujan di wilayah Tarakan,” sambungnya.
Untuk puncak pelaksanaan Shalat Idul Fitri pada Sabtu 21 Maret 2026, Polres Tarakan telah memetakan kekuatan pengamanan sebanyak 114 personel Polri dan akan ditempatkan di 45 titik (42 masjid dan 3 lapangan terbuka).
“Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, kami mengimbau panitia shalat di lapangan untuk menyiapkan tempat alternatif jika hujan turun. Selain itu, koordinasi terkait penyediaan kantong parkir sangat penting agar kendaraan jamaah tetap aman,” ujar AKBP Erwin S. Manik.
Meski fokus pada pengamanan hari raya, Kapolres memastikan layanan masyarakat di Polres Tarakan tetap berjalan normal. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 yang bebas pulsa dan beroperasi 24 jam.
“Kami memiliki petugas terlatih yang siap memberikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat melalui Call Center 110 yang terpusat di Polres,” tambahnya.
Kapolres Tarakan, AKBP Erwin memberikan pesan khusus bagi warga yang akan melaksanakan silaturahmi atau halal bihalal, pastikan kendaraan dalam kondisi layak pakai sebelum digunakan., jangan memaksakan muatan berlebih, terutama bagi pengguna roda dua, dan tetap disiplin berlalu lintas demi keselamatan bersama saat merayakan lebaran. (**)
















Discussion about this post