TARAKAN, Fokusborneo.com — Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Ke-130 sekaligus Dandim 0907/Tarakan, Letkol Inf Danan Wisnubrata, menegaskan komitmen jajarannya dalam menindaklanjuti seluruh arahan dan hasil evaluasi Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD. Evaluasi tersebut menyusul kunjungan kerja Wairjenad Mayor Jenderal TNI Muhidin di sejumlah sasaran fisik di Kota Tarakan.
Salah satu poin utama evaluasi menyasar pengerjaan pembukaan badan jalan sepanjang 2.500 meter di Tanjung Batu. Menanggapi temuan titik genangan air dan tanjakan curam di lapangan, Dansatgas menyampaikan bahwa strategi percepatan saat ini difokuskan untuk menembus seluruh jalur terlebih dahulu hingga ke area lokasi tujuan.
“Yang ketinggian di badan jalan, kita sudah monitor. Kita juga sudah sampaikan di tim lapangan. Makanya saat ini kita fokusnya untuk menembus dulu. Menembus dulu sampai ke Gua Maria. Setelah itu akan kembali lagi menyisir, sama dengan kemarin kita temukan masih ada tanjakan yang sangat curam. Itu akan dikurangi atau didorong lagi tanahnya supaya ketinggiannya tidak terlalu curam dan sesuai standar jalan yang dari PU,” terang Letkol Inf Danan Wisnubrata, Rabu (28/10/2026).
Mengenai kemiringan jalan, Dansatgas memastikan pengerjaan teknis akan disesuaikan dengan standar Dinas Pekerjaan Umum, yakni kemiringan maksimal 45 derajat. Selain itu, pengerjaan drainase di sisi kiri dan kanan jalan sepanjang 1.000 meter yang telah terbangun juga terus disempurnakan dengan penambahan gorong-gorong serta jembatan guna mencegah potensi luapan air.
Terkait progres pengerjaan fisik secara keseluruhan, Dansatgas mengonfirmasi bahwa capaian di lapangan terus menunjukkan tren positif. Pembukaan badan jalan telah melampaui target pekan sebelumnya dan kini hampir mendekati tahap penyelesaian akhir.
“Pada saat itu kita sudah berhasil membuka jalan sepanjang 1.900 meter dan sampai progres sampai hari ini kita sudah mencapai 2.000 meter. Jadi sudah mencapai 75% dari target 100%. Termasuk pembuatan jalan yang di- eh pembuatan irigasi atau saluran air di kiri kanan jalan itu, kita sudah berhasil membuat irigasi atau saluran air itu 1 km atau 1.000 meter,” jelasnya.
Menghadapi cuaca di Kota Tarakan yang relatif kondusif dalam beberapa hari terakhir, Satgas memanfaatkan momentum tersebut untuk terus menggenjot pengerjaan alat berat di lapangan. Dansatgas optimistis seluruh kendala teknis dapat teratasi tepat waktu sehingga infrastruktur jalan dan drainase dapat dimanfaatkan secara aman dan nyaman oleh masyarakat.(**)













Discussion about this post