TARAKAN, Fokusborneo.com – Universitas Borneo Tarakan (UBT) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka wisuda ke-41. Wisuda kali ini, diikuti sebanyak 594 lulusan dari berbagai jenjang dan program studi, Rabu (19/11/25).
Dalam sambutannya, Rektor UBT, Prof. Yahya Ahmad Zein, secara tegas menyoroti komitmen universitas untuk melahirkan lulusan yang adaptif, unggul, dan berjiwa entrepreneurship, siap menjadi pencipta peluang di tengah dinamika perubahan global.
Rektor Prof. Yahya Ahmad Zein menyampaikan selamat serta apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh wisudawan atas dedikasi dan komitmen yang telah mengantarkan mereka pada pencapaian akademik.
Ia menekankan tantangan masa depan menuntut lulusan untuk lebih dari sekadar mencari pekerjaan.
”Lulusan tidak hanya dituntut untuk mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang, menghadirkan inovasi, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Kami percaya Anda semua mampu menjadi generasi kreatif, mandiri, dan berdaya saing tinggi, baik sebagai profesional maupun wirausahawan,” ujarnya.
Wisuda ke-41 UBT ini, Rektor melantik total 594 lulusan, yang terdiri dari Program Diploma (64), Sarjana (454), Magister (3), serta Program Profesi Ners & Bidan (69) dan Program Profesi Guru (PPG) (4).
Rektor memastikan tata kelola dan prosedur akademik wisuda telah dilaksanakan sesuai standar mutu universitas.
Dalam momen bersejarah ini, Rektor UBT menyampaikan pesan-pesan inspiratif yang menjadi fondasi karakter bagi alumni.
Ia mengutip Socrates yang berpesan bahwa pendidikan adalah menyalakan api, bukan mengisi bejana, menekankan perlunya nyala pengetahuan yang harus terus dijaga.
Rektor juga mengingatkan kualitas sejati, sebagaimana dikatakan Aristoteles, bukanlah tindakan tunggal, tetapi kebiasaan, menggarisbawahi pentingnya konsistensi dalam membangun etos kerja dan integritas sejalan dengan semangat Entrepreneurship University.
Lebih lanjut, Rektor mendorong lulusan untuk memulai dari langkah sederhana, mengutip Confucius bahwa orang yang memindahkan gunung adalah dia yang mulai mengangkat batu kecil.
Terakhir, ia mengingatkan agar ilmu yang didapat harus dibarengi akhlak dan amal, sesuai ajaran Ibnu Sina “Ilmu tanpa amal adalah kegilaan, amal tanpa ilmu adalah kesia-siaan”.
Momen haru terjadi saat Rektor mengajak seluruh wisudawan untuk berdiri dan memberikan tepuk tangan termeriah serta ucapan terima kasih kepada orang tua dan wali, mengakui peran sentral mereka dalam kesuksesan hari ini.
Sebagai penutup, Rektor Prof. Yahya Ahmad Zein berpesan kepada seluruh lulusan agar menjadi duta Universitas Borneo Tarakan, membawa nama baik almamater, terus belajar, berkontribusi, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan masyarakat.
”Semoga masa depan alumni UBT cemerlang, di manapun berada membawa kebaikan,” pungkas Rektor.(*/mt)















Discussion about this post