TARAKAN, Fokusborneo.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tarakan menggelar acara jalan santai dan senam bersama yang meriah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025.
Kegiatan yang dipusatkan di SDN 50 Kota Tarakan, Juata Permai, ini diikuti ribuan guru dan keluarga besar pendidikan di Kota Tarakan.
Acara ini mengusung tema nasional yang selaras, yaitu “Guru Bermutu Indonesia Maju” untuk HUT PGRI dan “Guru Hebat Indonesia Kuat” untuk Hari Guru Nasional.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Thamrin Toha, menyatakan peringatan ini adalah momentum penting untuk mengapresiasi para guru.
”Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional tahun 2025 sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun PGRI yang ke-80, tentu merupakan momentum bagi guru-guru untuk diberikan apresiasi,” jelas Thamrin Toha.
Ia juga menyoroti program dari Kemendikbudristek, yaitu Apresiasi Guru Tahun 2025, dan menyampaikan kebanggaannya. “Kita ada enam yang menjadi peserta guru hebat di tingkat nasional,” ungkapnya.
Thamrin Toha juga menekankan pentingnya kegiatan hari ini sebagai hari kegembiraan dan silaturahmi. Selain itu, ia memberikan pesan kunci bagi para pendidik ke depan.
”Sebagai guru harus terus meningkatkan kompetensinya seiring dengan tuntutan zaman. Di mana ilmu pengetahuan itu semakin berkembang, maka guru pun tidak boleh berhenti belajar, harus terus meningkatkan kompetensinya, kemudian terus menjaga kehormatan, dan berkolaborasi dengan orang tua maupun stakeholder yang berada di lingkungan satuan pendidikan masing-masing,” pesannya.
Selain jalan santai yang menjadi acara utama, perayaan ini juga dimeriahkan dengan senam bersama sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kebugaran para guru.

Ketua PGRI Kota Tarakan, Endah Sarastiningsih, S.Pd., M.Pd., menyampaikan selamat kepada seluruh keluarga besar PGRI termasuk guru dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, madrasah, hingga dosen serta menyampaikan harapan utama PGRI Tarakan.
”Harapan kami dari PGRI khususnya Kota Tarakan, semua kegiatan guru bisa berjalan dengan lancar. Kemudian guru juga terlindungi,” ujar Endah.
Endah menyoroti isu kerentanan guru yang berhadapan dengan hukum saat menjalankan tugas mendidik. “Kami berharap ada Undang-Undang Perlindungan Guru,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyuarakan harapan terkait Revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang sedang digodok di pusat:
”Kami berharap bahwa tunjangan profesi guru atau biasa disebut sertifikasi itu tetap melekat di guru-guru, sehingga tidak perlu ada rasa kekhawatiran dari guru-guru bahwa sertifikasinya nanti,” tegasnya.
Walikota Tarakan, dr. Khairul, turut hadir dan memberikan sambutan sekaligus melepas peserta jalan santai. Ia menyampaikan apresiasi atas peran strategis guru.
”Saya atas nama Pemerintah Kota sekali lagi menyampaikan Selamat Hari Ulang Tahun PGRI yang ke-80, Selamat Hari Guru Nasional tahun 2025,” kata dr. Khairul.
Ia juga menyampaikan harapan dan doa agar para guru senantiasa sehat.
”Nasib masa depan bangsa ini dan masa depan anak-anak kita ada di tangan Bapak Ibu Guru semua. Sukses selalu, Selamat Hari Guru Nasional, dan Selamat Hari Ulang Tahun PGRI yang ke-80,” tegasnya,
Sebelum secara resmi memulai kegiatan dengan mengibarkan bendera start, untuk memeriahkan acara, panitia telah menyiapkan total 216 item doorprize, mulai dari sembako, kulkas, hingga sepeda. Terdapat juga kategori hadiah khusus untuk sekolah yang terdiri dari 12 item kebutuhan seperti tangga, gerobak, terpal, dan kipas angin.
Jalan santai dan senam bersama ini menjadi puncak perayaan yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menguatkan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di Kota Tarakan.(*/mt)













Discussion about this post