• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home IKN

Memperkenalkan Padi Gogo sebagai Andalan Baru Ketahanan Pangan di Nusantara

by Redaksi
1 Desember 2025 17:31
in IKN
A A
Memperkenalkan Padi Gogo sebagai Andalan Baru Ketahanan Pangan di Nusantara

Peningkatan produktivitas pangan di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin diperkuat melalui pengenalan varietas unggul Padi Gogo dan penerapan teknologi pertanian konservasi yang dinilai mampu memberikan hasil panen lebih tinggi, ramah lingkungan, serta sesuai dengan karakteristik lahan kering yang mendominasi kawasan Nusantara.

NUSANTARA, Fokusborneo.com  – Peningkatan produktivitas pangan di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin diperkuat melalui pengenalan varietas unggul Padi Gogo dan penerapan teknologi pertanian konservasi yang dinilai mampu memberikan hasil panen lebih tinggi, ramah lingkungan, serta sesuai dengan karakteristik lahan kering yang mendominasi kawasan Nusantara.

Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pengembangan Lahan Percontohan (Demplot) Budidaya Padi Gogo kepada para petani di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara yang dilaksanakan pada Kamis (27/11/2025), dengan menghadirkan para ahli Intitut Pertanian Bogor (IPB), mitra industri, penyuluh pertanian, dan kelompok tani.

Baca Juga

Seminar Nasional di Universitas Mulawarman, Otorita IKN Tegaskan Keberlanjutan Pembangunan Nusantara

Pembangunan IKN Maju Tanpa Ragu, Otorita IKN Tegaskan Progres Terus Berjalan

Otorita IKN Libatkan Warga dalam Penataan Drainase Koridor Sepaku

Dari Secangkir Kopi hingga Harapan Baru, Ekonomi Masyarakat Mulai Tumbuh di IKN

Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, Setia Lenggono, menyampaikan bahwa pengembangan Padi Gogo menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan di IKN.

“Kegiatan Sosialisasi Pedoman Padi Gogo yang kita lakukan ini adalah langkah awal dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi padi gogo di wilayah IKN. Padi gogo, seperti Mayas merupakan komoditas pangan yang umum dibudidayakan petani lokal karena lebih adaptif ditanam pada lahan kering. Selain harganya lebih tinggi dari padi biasa karena cita-rasanya yang enak dan harum, sehingga peningkatan produksi secara signifikan dapat meningkatkan sumber pendapatan petani ,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa produktivitas padi gogo lokal di Muara Jawa rata-rata hanya 2 ton per hektare, sementara varietas unggul seperti IPB Gogo 9 yang diperkenalkan pada sosialisasi ini mampu menghasilkan hingga 4 ton per hektare apabila dikelola dengan baik. Menurutnya, Padi Gogo juga sejalan dengan prinsip pertanian konservasi karena tidak memerlukan pengolahan lahan intensif, dapat ditanam secara tumpang sari, dan tidak mentoleransi praktik pembakaran lahan yang mencemari udara dan membunuh organisme pengurai tanah, serta tidak sesuai dengan visi IKN sebagai kota berkelanjutan.

Tidak berhenti hanya sampai pada tahap sosialisaai pedoman, kegiatan ini ditindaklanjuti dengan serah terima benih pada para petani dan penanaman padi IPB Gogo 9 di demplot yang telah dipersiapkan oleh Kelompok Tani Maju Bersama Desa Muara Jawa Ulu. Jika demplot ini berhasil, kedepannya pengembangan Padi Gogo di wilayah IKN akan dikembangkan pada zona pertanian di wilayah pengembangan (WP) yang lain, serta kawasan pengembangan (KP IKN) yang umumnya memiliki karakteristik tanah yang kering. Hal ini dilakukan sebagai upaya nyata untuk memastikan alokasi minimal 10 persen kawasan daratan IKN sebagai area produksi pangan dapat mulai dilaksanakan secara bertahap.

Guru Besar Agronomi dan Hortikultura IPB, Prof. Dr. Ir. Suwarto, M.Si, yang memberikan pendampingan teknis, menjelaskan bahwa varietas IPB 9G dipilih karena telah teruji di berbagai daerah. “Kami mengambil varietas yang memang sudah dicoba di banyak tempat dan terbukti adaptif, yaitu IPB 9G. Keunggulannya adalah umur panen lebih pendek, pertumbuhan dan produktivitas tinggi. Potensinya mencapai 9 ton per hektare, dan realisasinya bisa 4–4,5 ton, lebih tinggi daripada varietas lokal,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa lahan kering yang mendominasi wilayah pengembangan IKN menjadikan Padi Gogo sebagai pilihan paling tepat untuk pemenuhan sumber karbohidrat masyarakat. Selain itu, teknologi konservasi dalam budidaya Padi Gogo juga memungkinkan pola tanam tumpang sari yang lebih berkelanjutan.

Otorita IKN berharap pengenalan varietas unggul, penerapan teknologi konservasi, dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dapat meningkatkan produktivitas lahan pertanian dan kesejahteraan petani, serta mendukung terwujudnya Nusantara sebagai kota hutan yang tangguh dan berkelanjutan. Harapannya, hasil panen Padi Gogo ke depan dapat dikemas dengan baik untuk diperkenalkan dan dipasarkan kepada masyarakat kota melalui Pasar Komunitas di KIPP ataupun melalui Food Festival yang rutin digelar Otorita IKN sebagai langkah awal memperluas pasar beras Padi Gogo.(**)

__
Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Tags: Ibu Kota NusantaraIKNKetahanan PanganNusantaraPadi gogo

Berita Lainnya

IKN

Seminar Nasional di Universitas Mulawarman, Otorita IKN Tegaskan Keberlanjutan Pembangunan Nusantara

25 Mei 2026 21:15
IKN

Pembangunan IKN Maju Tanpa Ragu, Otorita IKN Tegaskan Progres Terus Berjalan

21 Mei 2026 20:12
IKN

Otorita IKN Libatkan Warga dalam Penataan Drainase Koridor Sepaku

20 Mei 2026 14:10
IKN

Dari Secangkir Kopi hingga Harapan Baru, Ekonomi Masyarakat Mulai Tumbuh di IKN

19 Mei 2026 19:05
IKN

Investasi IKN Capai Rp72,39 Triliun, Otorita IKN Tegaskan Pembangunan Nusantara Terus Berlanjut

18 Mei 2026 19:15
Liburan di IKN Makin Seru, Ada Dongeng Satwa, Catur, Mewarnai Hingga Obrolan Harapan Anak-anak
IKN

Liburan di IKN Makin Seru, Ada Dongeng Satwa, Catur, Mewarnai Hingga Obrolan Harapan Anak-anak

18 Mei 2026 14:31
Next Post
DPRD Kaltara Pastikan Perda Pendidikan Jangkau Semua Anak di Perbatasan

DPRD Kaltara Pastikan Perda Pendidikan Jangkau Semua Anak di Perbatasan

Muddain Hadiri Pertemuan Tahunan BI Kaltara, Dorong Sinergi untuk Ekonomi Tangguh

Muddain Hadiri Pertemuan Tahunan BI Kaltara, Dorong Sinergi untuk Ekonomi Tangguh

HUT Korpri Ke-54: DP Korpri Tarakan Gelar Upacara, Ziarah Makam Pahlawan, Hingga Baksos Kesehatan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Isak Tangis Haru Warnai Pelepasan 278 Siswa SMPN 7 Tarakan, Sarat Makna Budaya Bugis

    Sederhana, Kadisdik Tarakan: Pelepasan Siswa SMPN 7 Patut Jadi Contoh Sekolah Lain

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seleksi Paskibraka Kaltara 2026 Resmi Ditutup, Enam Putra-Putri Terbaik Lolos ke Tingkat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SMPN 1 Tarakan Kembali Gelar Pentas Budaya ke-6, Gali Potensi Siswa Lewat Multiple Intelligences

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakapolda Kaltara Kunker ke Nunukan, Tinjau Lokasi Hibah untuk Pembangunan Kantor Polairud

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Ibrahim Ali Paparkan Arah Pengembangan Tideng Pale di Kementerian ATR/BPN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Seminar Nasional di Universitas Mulawarman, Otorita IKN Tegaskan Keberlanjutan Pembangunan Nusantara

25 Mei 2026 21:15
Kemnaker Siapkan Tim Khusus Tindaklanjuti Perselisihan Hubungan Industrial di PT Epson

Kemnaker Siapkan Tim Khusus Tindaklanjuti Perselisihan Hubungan Industrial di PT Epson

25 Mei 2026 20:52
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP