TARAKAN – Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Alam Tarakan kembali menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan zakat profesi karyawan dalam jumlah besar. Penyerahan zakat ini dilakukan langsung oleh Direktur PDAM Tirta Alam Tarakan, Iwan Setiawan, kepada Ketua BAZNAS Kota Tarakan, KH. Zainuddin Dalila, di Gedung Serbaguna Pemkot Tarakan, Selasa (10/3/2026).
Prosesi penyerahan ini menjadi bagian dari rangkaian acara Tarakan Berzakat 2026 dan disaksikan langsung oleh Wali Kota Tarakan dr. Khairul.
Iwan Setiawan mengungkapkan bahwa total zakat profesi yang terkumpul dari seluruh elemen di PDAM Tirta Alam mulai dari Dewan Pengawas, Direksi, karyawan, hingga tenaga ahli mencapai Rp475.267.262. Angka ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun lalu.
”Tahun lalu itu di bawah Rp400 juta, sekitar Rp380-an juta. Tahun ini naik sekitar Rp100 jutaan lebih. Totalnya tepat di angka Rp475.267.262,” jelas Iwan kepada awak media.
Keberhasilan pengumpulan zakat ini tidak lepas dari sistem manajemen yang diterapkan di internal PDAM. Iwan menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan pemotongan otomatis sebesar 2,5% dari gaji pokok dan tunjangan setiap bulan bagi sekitar 190 karyawan.
Mekanisme: Dana langsung dipotong saat gajian dan ditransfer ke rekening BAZNAS melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD).
Keberlanjutan: Sistem ini telah berjalan rutin selama tiga tahun terakhir.
Nilai Fluktuatif: Jumlah zakat bergantung pada pendapatan perusahaan; jika kesejahteraan karyawan naik seiring performa perusahaan, maka jumlah zakat yang disisihkan pun otomatis bertambah.
Bagi Iwan, zakat bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan upaya untuk memastikan keberkahan dalam setiap tetes air yang mereka alirkan ke masyarakat.
”Zakat ini berasal dari profesi kita sebagai ‘tukang ledeng’. Ada hak orang miskin yang harus kita sisihkan agar kerja kita berkah dan mendapat doa dari masyarakat serta pelanggan,” pungkasnya.
Sebagai catatan, angka Rp475 juta tersebut murni merupakan zakat profesi dan belum termasuk zakat fitrah yang nantinya akan ditunaikan oleh masing-masing karyawan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. (**)
















Discussion about this post