TARAKAN, Fokusborneo.com – PT PLN (Persero) bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan di Kota Tarakan setelah cuaca ekstrem, Jumat (13/3/26) dini hari.
Sebanyak 437 gardu yang sempat terdampak kini telah kembali beroperasi normal 100%.
Hujan lebat yang disertai angin kencang dan sambaran petir pada dini hari tadi menyebabkan gangguan pada jaringan Tegangan Menengah (JTM) 20 kV di beberapa titik vital. Hal ini sempat memutus aliran listrik ke sejumlah wilayah di Kota Tarakan.
Menanggapi situasi tersebut, PLN langsung menerjunkan 57 personel gabungan untuk melakukan penelusuran gangguan dan perbaikan di lapangan.
Manager PLN UP3 Kaltara, Dody Suhendra, mengonfirmasi seluruh pelanggan yang terdampak kini sudah dapat menikmati kembali aliran listrik.
”Melalui gerak cepat dan kolaborasi bersama petugas gabungan, alhamdulillah pada pukul 07.10 Wita pemulihan kelistrikan Tarakan telah normal secara keseluruhan,” terang Dody.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami warga akibat faktor alam ini.
Sebagai upaya menjaga keandalan pasokan listrik ke depannya, PLN menekankan pentingnya peran aktif masyarakat.
PLN menghimbau segera lapor jika melihat pohon yang sudah mendekati atau menyentuh jaringan listrik. Ia juga mengingatkan agar menghindari beraktivitas di dekat infrastruktur listrik saat cuaca buruk dan gunakan jalur resmi untuk respon tercepat.
Bagi masyarakat yang menemukan potensi gangguan atau mengalami masalah kelistrikan, dapat menghubungi Contact Center PLN 123 atau melalui Aplikasi PLN Mobile yang tersedia di App Store dan Play Store.(**)













Discussion about this post