TARAKAN, Fokusborneo.com – Paguyuban Warga Yogyakarta (PAGOYA) Kota Tarakan sukses menggelar acara ganda berupa Halalbihalal sekaligus peringatan hari ulang tahun (Ambal Warso) yang ke-20.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Sei Bengawan, Kelurahan Juata Permai, Minggu (19/4/26).
Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud, Anggota DPRD Kaltara sekaligus Wakil Ketua Pakuwaja Tarakan, Komaruddin, S.Kom., MH, serta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan seni Angklung khas Yogyakarta dan tausiah keagamaan oleh Ust. H. Khumaidi, S.HI.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PAGOYA Tarakan, Marjoko, menekankan usia 20 tahun merupakan momentum refleksi untuk memperkuat solidaritas warga perantauan.
Ia berharap PAGOYA tetap konsisten menjalankan roda organisasi sesuai AD/ART, khususnya dalam bidang kerohanian.
”PAGOYA adalah wadah sosial untuk menjalin silaturahmi. Mari kita wujudkan semangat Guyub Rukun Saklawase dan Urip Bebarengan. Di era digital ini, kita juga harus bertransformasi agar program kerja organisasi menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Marjoko.
Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud, memberikan apresiasi tinggi atas eksistensi PAGOYA selama dua dekade terakhir.
Menurutnya, paguyuban ini telah membuktikan komitmennya dalam memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di Kota Tarakan maupun Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
“Saya berharap hubungan dengan pemerintah daerah dan paguyuban lainnya terus terjalin. Tetap mengedepankan gotong royong dan pelestarian seni tradisional,” pesannya.
Sementara itu, mengutip tausiah Ust. Khumaidi, silaturahmi menjadi kunci pembuka pintu rezeki dan keberkahan umur.
Melalui momentum Ambal Warso ke-20 ini, PAGOYA berkomitmen untuk terus berinovasi dan memastikan kehadiran organisasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Yogyakarta di perantauan serta masyarakat Tarakan secara luas.(*/mt)













Discussion about this post