BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Di balik keandalan pasokan listrik yang terus terjaga di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, terdapat peran penting para perempuan yang hadir di berbagai lini dan turut memastikan layanan kelistrikan tetap optimal bagi masyarakat. Semangat inilah yang sejalan dengan nilai perjuangan Kartini, bahwa perempuan memiliki ruang dan kontribusi strategis di berbagai bidang, termasuk sektor energi yang sarat tantangan. Di PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra), peran tersebut tercermin nyata melalui kiprah perempuan yang turut mengambil bagian dalam kepemimpinan operasional hingga pelayanan pelanggan, salah satunya melalui kepemimpinan Sri Wahyuningsih dan Dara Amelia Ula.
Di Kota Bontang sebagai salah satu kawasan industri strategis di Kalimantan Timur dengan kebutuhan listrik yang tinggi dan dinamis, Sri Wahyuningsih memimpin Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bontang dalam memastikan pasokan listrik tetap andal bagi sektor industri, bisnis, hingga masyarakat.
“Listrik di kota industri tidak boleh sekadar menyala, tetapi harus andal, berkualitas, dan responsif. Bagi saya, menjadi perempuan pemimpin di sektor energi bukan hanya soal karier, tetapi juga membuktikan bahwa kompetensi tidak mengenal gender,” ujar Wahyu.
Melalui kepemimpinannya, UP3 Bontang terus menjaga stabilitas pasokan listrik sekaligus memastikan kualitas layanan pelanggan tetap optimal guna mendukung aktivitas ekonomi dan pertumbuhan wilayah.
Sementara itu di Tanjung Selor sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Utara dengan tantangan geografis dan logistik yang tidak ringan, Dara Amelia Ula menjalankan peran strategis sebagai Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjung Selor dalam memastikan layanan kelistrikan tetap hadir dan andal bagi masyarakat di wilayah utara Kalimantan.
“Memimpin sebuah unit operasional walaupun skalanya tidak besar bukanlah tugas ringan. Justru di sinilah tanggung jawab terasa paling bermakna, karena kami harus memastikan setiap rumah tetap mendapat listrik andal. Saat masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman karena listrik hadir tanpa kendala, di situlah hasil kerja keras tim kami terasa,” ujar Dara.
Di bawah kepemimpinannya, ULP Tanjung Selor terus berupaya meningkatkan kualitas layanan sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik guna mendukung perkembangan wilayah Kalimantan Utara yang terus tumbuh.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menyampaikan bahwa kehadiran perempuan di berbagai lini operasional menjadi bagian penting dalam memastikan layanan kelistrikan tetap andal dan responsif bagi masyarakat.
“Perempuan memiliki peran strategis dalam memastikan layanan kelistrikan tetap andal, mulai dari perencanaan sistem, pengoperasian dan pendistribusian jaringan, pelayanan pelanggan, hingga pengamanan aset. PLN terus mendorong pengembangan kompetensi seluruh insan perusahaan tanpa memandang gender, sehingga setiap individu dapat berkontribusi secara optimal,” ujar Chaliq.
Melalui peran perempuan yang hadir di berbagai ruang pengabdian, PLN UID Kaltimra tidak hanya memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga, tetapi juga menegaskan komitmen dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif dan adaptif, sekaligus menghadirkan semangat Kartini masa kini dalam setiap langkah pelayanan kelistrikan bagi masyarakat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.(**)














Discussion about this post