TARAKAN, Fokusborneo.com – Kabar gembira akhirnya menghampiri warga RT 07 Kelurahan Pantai Amal. Keluhan menahun warga terkait kondisi jembatan yang menjadi urat nadi aktivitas mereka kini menemukan titik terang.
Melalui jalinan silaturahmi, Selasa (12/5/26), Komisi III DPRD Kota Tarakan berhasil mengantongi restu dari Kodaeral XIII Tarakan untuk membangun jembatan tersebut secara permanen.
Anggota Komisi III DPRD Kota Tarakan, Asrin R. Saleh, menegaskan kunjungan jajaran legislatif ke markas TNI AL ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan langkah nyata untuk mengeksekusi aspirasi masyarakat yang selama ini terbentur aturan zonasi militer.
“Kami datang membawa suara dan keluhan warga Pantai Amal. Alhamdulillah, lewat silaturahmi ini, pihak Kodaeral XIII menyambut baik dan memberikan izin penuh untuk perbaikan jembatan secara permanen,” ungkap Asrin.
Bagi Asrin, jembatan ini bukan sekadar infrastruktur mati, melainkan akses utama yang menopang denyut nadi ekonomi, sosial, dan keseharian warga RT 07.
Selama berada di kawasan pangkalan TNI AL, rencana perbaikan memang sempat terhambat masalah regulasi perizinan.
Kini, setelah sekat birokrasi mencair lewat dialog yang humanis, Asrin berharap proyek fisik jembatan bisa segera dikebut.
”Harapan kami, realisasinya bisa secepat mungkin. Warga Pantai Amal berhak mendapatkan akses jalan yang aman, nyaman, dan layak untuk mobilitas harian mereka,” pungkasnya.(*)














Discussion about this post